oleh

Lebih dari 30 Tahun, Nasi Liwet Bu Widodo Masih Eksis

LENSAPENA – Berburu kuliner malam hari di Kota Semarang, tidak lengkap jika tidak singgah di Lesehan Nasi Liwet Bu Widodo. Kedai makan yang terletak Simpang Lima, tepatnya di seberang Masjid Raya Baitturahman, Kota Semarang, atau sekitar 100 meter dari Lawang Sewu ini, kita bisa mencicipi gurihnya kuliner tradisional nasi liwet lengkap dengan lauk khas ayam kampung, sayur pepaya, dan bacem telur.

Saat lensapena.id singgah di kedai makan berbentuk lesehan yang sudah ada sejak 30 tahunan yang lalu tersebut, tidak hanya mendapatkan gurihnya kuliner khas Semarang itu; namun juga keramahan Bu Widodo, sang pemiliki kedai lesehan; serta alunan musik keroncong yang mendayu, musisi jalanan, menambah suasana malam menjadi semakin berkesan.

Baca juga: Yuk, ‘Hunting’ Malam di Kota Semarang

Pelanggan nasi liwet Bu Widodo ini tidak hanya dari masyarakat sekitar Semarang saja, namun dari beberapa daerah di luar Jawa Tengah, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung bahkan dari luar Pulau Jawa. Dan tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa saja, tapi juga kalangan artis dan pejabat.

Adi (42), salah seorang pelanggan Kedai Lesehan Nasi Liwet Bu Widodo mengungkapkan, sejak ia masih kulian sekitar 20 tahunan yang lalu, kedai ini menjadi tempat favorit untuk menikmati kuliner malam hari di Semarang. Ia juga mengaku, sengaja datang ke tempat tersebut pada hari-hari tertentu, seperti malam minggu, atau sedang ada event besar yang mendatangkan bintang tamu artis di kota tersebut. Karena biasanya, artis yang tampil di kota Semarang selalu mampir dan menyempatkan untuk mencicipi kuliner racikan Bu Widodo ini.

Baca juga: Kawis, Buah Langka Yang Kaya Manfaat

“Sudah dari dulu ini terkenal. Kalau kesini biasanya saya malam Minggu, atau kalau ada artis manggung di Semarang. Biasanya habis manggung itu makannya disini,” ujar Adi.

Yang unuk dari Kedai Lesehan Nasi Liwet Ibu Widodo ini, ‘ajang’, atau tempat penyajian ayam dan nasi liwet dilapisi dengan menggunakan daun pisang. Sehingga, sensasi tradisi gurihnya ayam dan nasi liwet Bu Widodo ini semakin menggugah selera ingin segera mencicipi.

Untuk bisa menyantap gurihnya ayam dan nasi liset Bu Widodo, pengunjung juga tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup dengan Rp20 ribu, sudah bisa menikmati nasi liwet ‘plus’ ayam kampung yang gurih dan lezat. Lesehan Nasi Liwet Bu Widodo buka mulai pukul 17:00 WIB, dan tutup sampai pukul 00:00 WIB.

Baca juga: Butuh Solusi! IKM Alas Kaki di Tangerang “Kembang-kempis”

Musisi jalanan yang mangkal di Kedai Lesehan Nasi Liwet Bu Widodo ini, berbeda dengan pengamen-pengamen di tempat lain. Mereka menyanyi saling bergantian dengan tertib, dan tidak mengganggu pengunjung yang sedang asyik makan.

Mereka tidak bergerak dari tempatnya bernyanyi, apalagi mendekati pengunjung. Jadi, jika pengunjung ingin sedikit berbagi rezeki dengan mereka, bisa memasukkan uang di tempat yang sudah mereka siapkan. Pengunjung juga bisa sesuka hati meminta lagu sesuai keinginannya.

Widi. H

Komentar

News Feed