oleh

Otak Pelaku Perampokan Truk di Tol Tangerang-Merak Diringkus Polisi

LENSAPENA – Salah satu otak aksi perampokan sopir truk diesel di Tol Tangerang-Merak pada Selasa 8 Oktober 2019 lalu, diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang. Namun, empat diantaranya masih dalam status pengejaran petugas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi membenarkan bahwa salah satu pelaku sudah diamankan.

“Ya benar, ditangkap kemarin lusa (9/10) di wilayah Bogor,” kata Kombes Pol Edy Sumardi saat ditemui di Gedung 1 Polda Banten, Jum’at 11 Oktober 2019.

Baca juga: Penusukan Menkopolhukam Menuai Kecaman Sejumlah Tokoh

Pelaku berinisial RF saat ini berada di Polresta Tangerang untuk kepentingan penyelidikan. Empat pelaku lainnya yakni FM, AR, RS, dan RY berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari hasil pemeriksaan penyidik bahwa RF adalah dalang aksi perampokan. Pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Motifnya mendapatkan uang dan barang hasil curian dengan cara melakukan kekerasan,” ujarnya.

Peristiwa perampokan bermula korban AF sebagai sopir dan RN kernet truck sedang berhenti di Cikupa, Kabupaten Tangerang, tepatnya di bahu jalan Tol Tangerang-Merak Km. 35. Namun tiba-tiba dari arah belakang truk, sebuah minibus yang dikendarai kelima pelaku berhenti persis depan kendaraan korban.

Baca juga: Ketua Dewan: Tes Uji Kompetensi Dasar Bakal Calon Kades, Jangan Main-main!

“Mereka turun dari mobil menghampiri truck. Salah satu pelaku memanjat ban truck lansung mengambil kunci kontak kendaraan kemudian mengancam korban,” ungkapnya.

Kelima pelaku mengancam dan berusaha merampas barang bawaan milik korban, yaitu 2 unit dan uang sejumlah Rp 1,5 juta. Setelah berhasil merampas barang milik korban, para pelaku bergegas meninggalkan lokasi. Namun, sang sopir memiliki kunci cadangan dan berusaha mengejar kendaraan para pelaku.

Baca juga: ‘Prank’ Budaya Roma Kuno dan Guyonan Kebablasan

Sesampainya di pintul Tol Balaraja Timur, truk yang dikendarai AF kemudian ia tabrakan dari arah belakang ke kendaraan minibus para pelaku.

“Sempat dikejar oleh korban dengan menggunakan kunci cadangan. Ditabrakan oleh korban ke kendaraan komplotan pelaku, kemudian kelima pelaku melarikan diri,” pungkasnya.

Para pelaku perampokan dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman pidana tentang pencurian dengan kekerasan dan kurungan penjara sekurang-kurangnya selama 9 tahun.

Aditya

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update