oleh

Cetak Generasi Berkualitas, UIN Jakarta Bangun Sinergitas dengan Wali Mahasiswa

LENSAPENA – Untuk mencetak generasi yang cerdas dan berkualitas: yaitu cerdas secara intelektual, cerdas secara emosional, dan cerdas secara spiritual, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak para orang tua/wali mahasiswa untuk ikut andil bagian dalam memberikan motivasi kepada anak-anaknya yang menjadi mahasiswa/mahasiswi di universitas tersebut.

Pihak UIN juga mendorong agar wali mahasiswa membentuk sebuah forum komunikasi, hal ini bertujuan untuk membangun sinergitas, sekaligus saling berbagi informasi terkait hal-hal yang mendukung kemajuan dan kebaikan mahasiswa/mahasiswi di kampus tersebut.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Masri Mansoer, mengatakan bahwa orang tua jangan sampai tidak mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh anaknya yang menjadi mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah. Diakuinya, pesatnya teknoligi serta semakin banyaknya fasilitas yang memudahkan para remaja (mahasiswa/mahasiswi) untuk melakukan hal-hal negatif, perlu diwaspadai dan harus mendapatkan perhatian khusus.

Baca juga: Tiga Touris Hilang Tenggelam di Perairan Pulau Sangiang

Menurutnya, mahasiswa/mahasiswi yang sedang studi di perguruan tinggi adalah fase remaja yang memiliki ciri-ciri: mulai matang secara emosional dan intelektual: berpikir rasional dan bertanggung jawab: terbuka dalam menerima perbedaan dan perubahan karena banyaknya informasi yang bisa diakses: sudah menemukan model identitas diri: mandiri, karena itu ingin lepas dari pengaruh dan pengawasan orang tua, namun kebanyakan belum mandiri secara ekonomi: mampu bergaul dan adaptasi.

Pada ciri-ciri sebagai remaja yang belum mandiri secara ekonomi itulah, menurut Masri, peran orang tua sangat diperlukan. Jangan sampai remaja terjerumus dalam hal-hal yang negatif untuk mendapatkan materi, hingga akhirnya masuk dalam jaringan peredaran narkoba, mencari uang dengan menjajakan dirinya (bagi remaja putri) atau dengan cara-cara menyimpang lainnya.

“Karena mahasiswa tidak saja dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga secara emosional, dan cerdas secara spiritual,” ujar Masri Mansoer dalam sambutan kegiatan dialog dan silaturahmi dengan para orang tua mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi (Fidkom) di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin 4 November 2019.

Baca juga: IBEC 2019, Dispora Banten Dorong Peserta Jadi Pro Player

Untuk itu, kata Masri Mansoer, orang tua harus terus memantau kegiatan anak-anaknya, terutama kegiatan di luar kampus, apalagi tidak ada hubungannya dengan apa yang telah diprogramkan oleh kampus.

Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi (Fidkom) Suparto, dalam sambutannya juga mengatakan, mendorongnya agar wali mahasiswa ini membentuk forum komunikasi, salah satunya adalah untuk saling bertukar informasi, dalam mengurai persoalan-persoalan yang dihadapi oleh mahasiswa, baik secara akademik maupun persoalan lain di luar akademik yang masih berhubungan dengan kelangsungan proses studi sebagai mahasiswa.

“Kita ingin antara Fidkom dan para orang tua semakin memperkuat komunikasi. Hal ini penting agar terjadi saling pengertian di antara kedua belah pihak,” kata Suparto.

Baca juga: Diskominfo: Kritik Media Bawa Pengaruh Positif dalam Pembangunan

Diakuinya, sampai saat ini masih banyak mahasiswa di Fidkom yang terlambat menyelesaikan studi. Hal itu dikarenakan oleh berbagai alasan. Dalam hal ini, pihaknya akan terus membantu mahasiswa agar segera menyelesaikan studi. Untuk itu, dengan adanya forum komunikasi ini nantinya, sinargitas antara orang tua dengan pihak fakultas, kata Suprato, bisa ikut membantu mengurai persoalan-persoalan tersebut.

“Sesuai ketentuan, masa belajar di UIN Jakarta berdurasi maksimal selama 14 semester. Namun, kita berharap mahasiswa dapat menyelesaikannya di bawah batas akhir itu,” urainya.

Suparto juga meminta agar para orang tua dapat memantau perkembangan anak-anaknya. Caranya misalnya dengan melihat perkembangan nilai belajar mereka secara berkala. Dan, forum komunikasi ini juga diharapkan bisa saling memberi informasi dan masukan positif dalam meningkatkan mutu akademik, bahkan untuk meningkatkan keahlian mahasiswa. Dalam hal ini, Suparto menekankan agar para orang tua dapat membantu, semisal untuk program pemagangan di tempat mereka bekerja.

“Ini tentu positif untuk membangun karakter dan kreativitas mahasiswa,” tandasnya.

Baca juga: Batik Tangerang Tampil dalam Bentuk Sepatu Cantik dan Keren

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE