oleh

Festival Drama Antarkelas “Fesdrak” Ke-13 FKIP UMT Kembali Digelar

LENSAPENA | Festival Drama Antarkelas (Fesdrak) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bakal digelar kembali. Kegiatan ini adalah untuk keli ke-13 digelar oleh FKIP-UMT. Kegiatan ini merupakan ajang gelar kreativitas mahasiswa yang pada semester ini diikuti oleh 11 kelas dari dua Program Studi (Prodi), yaitu PGSD dan PG PAUD.

Dekan FKIP UMT, Dr. Enawar, S.Pd., M.M., MOS. dalam wawancara dengan wartawan, Kamis 12 Desember 2019, mengungkapkan bahwa perhelatan yang digelar setiap semester dari kelas mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pendidikan Seni Drama (Teater) ini bukan semata sebagai Ujian Akhir Semester, namun diharapkan menjadi peristiwa budaya, di mana tontonan yang disajikan dapat menjadi tuntunan untuk para penonton (masyarakat). Apalagi sudah sejak Fesdrak #11 pada pentas teater setiap kelas itu mengikut sertakan banyak dosen dalam proses penggarapan dan tampil sebagai pemain.

“Melalui event Fesdrak diharapkan terbentuk karakter mahasiswa yang tangguh, halus budi, sikap santun, saling asah-asih-asuh, penuh empati, punya rasa percaya diri yang kuat, dan meningkat apresiasi seni-budayanya, serta punya daya kreativitas yang inovatif sebagai mahasiswa calon guru. Dan, keterlibatan dosen sebagai pemain pada setiap kelas, di samping menjadi momentum pembauran keakraban dosen-mahasiswa, pun mendorong peningkatan kreativitas dosen,” papar Enawar.

Di tempat terpisah, Madin Sumadiningrat, salah satu dosen teater di FKIP UMT juga menjelaskan, Fesdrak memang gelaran rutin semesteran di kampus UMT, khususnya di FKIP. Namun demikian, melalui evaluasi yang analitif, pihaknya terus menerus melakukan perbaikan, baik dari sisi kualitas penampilan peserta maupun dari teknis penyelenggaraan.

“Sehingga semangat yang tinggi dari setiap gelaran Fesdrak dapat melahirkan kreativitas inovatif yang terukur untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata pria yang juga sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian (DKT) tersebut.

Selanjutnya, Madin menuturkan, Fesdrak ke-13 FKIP UMT ini akan diamati dan dinilai oleh para Juri yang profesional dan sudah malang melintang dalam dunia perteateran. Para juri itu, selain Malhamang Zamzam, Sutradara Bandar Teater Jakarta yang juga pernah aktif di Bengkel Teater Rendra, juga ada Edian Munaedi, sutradara Teater Stasiun, sebuah kelompok teater senior di Jakarta, dan Joind Bayuwinanda, aktor dan anggota Teater Koma juga sutradara Sindikat Aktor Jakarta.

Fesdrak ke-13 FKIP UMT akan digelar mulai 14 sampai 15 Desember 2019 di Sanggar Sitihinggil Benteng, Jalan Al-Muhajirin, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Sedangkan acara penutupannya sekaligus sebagai acara penumuman dan penyerahan hadiah pemenang akan dilangsungkan pada Sabtu, 21 Desember 2019 di tempat yang sama.

“Ayo, saksikan. Insya Allah, penggarapan lakon yang dikreasi mahasiswa juga memperhitungkan aspek pendalaman konten lakon melalui kajian, keapikan menata artistik, dan menghitung nilai estetik. Sehingga diharapkan penampilan mereka akan memiliki kualitas yang tak kalah bagusnya dengan grup teater umum lainnya,” pungkas Madin.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE