oleh

Festival Kampung Senaung, Gagasan dari Desa dalam Membangun Paradigma

LENSAPENA | Festival Kampung Senaung yang digelar di tepi Sungai Batanghari, Desa Senaung, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, 20 hingga 22 Desember 2019, adalah bukti bahwa seni dan budaya tradisional di daerah tersebut masih tepat kokoh meski digilas zaman.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Senaung beserta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Nurdin Hamzah (STISIP) Nurdin Hamzah Jambi.

Berbagai kreativitas seni tradisional lokal masyarakat Kabupaten Uamro Jambi pun disuguhkan, diantaraya adalah: tarian gawe gadis, Pesona Lesung Senaung, permainan tradisional, dogeng serta pemutaran film dokumenter. Ada juga Tari Kadidi. Tari Kedidi dipersembahkan oleh mahasiswa STISIP Nurdin Hamzah Jambi. Pada hari terakhir event Festival Senaung ini akan digelar ritual Sedekah Payo, hiburan dan permainan tradisional serta tari tugal.

Staf Ahli Gubernur sekaligus Kepala Biro Umum Sekda Provinsi Jambi, Akmal Aksari, menyebutkan bahwa Festival Kampung Senaung merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan paradigma baru kepariwisataan, dengan dasar pemikiran pemanfaatan keberadaan potensi sumber daya alam yang unik dan khas di Desa Senaung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Bestari, berharap bahwa kegiatan semacam ini bisa diikuti oleh kampung-kampung atau Desa-desa yang berada di Kabupaten Muarojambi, yaitu dalam upaya mempertahankan kearifan lokal.

“Harapan kami ini jangan sampai hilang di telan masa, selain menampilkan kearifan lokal juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami harapkan kepada Gubernur Jambi agar kegiatan Festival Kampung Senaung ini dapat dimasukkan ke dalam agenda tahunan Provinsi melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi,” ujar Bastari.

Kepala Desa Senaung, Bustami, juga menjelaskan, Festival Kampung Senaung ini adalah kali ketiga digelar, dan sudah menjadi agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengingatka kepada masyarakat Desa Senaung agar terus melestarikan peninggalan seni dan kebudayaan Senaung, serta permainan Tradisional Senaung. Ini merupakan salah satu kegiatan pengembangan potensi kepariwisataan dan kebudayaan Provinsi Jambi.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE