oleh

Diserang COVID-19, Ketua APTA: Bangkit Melawan dan Bangkitkan Ekonomi!

LENSAPENA – Wabah Virus Corona alias COVID-19 yang mulai merangsek ke wilayah Indonesia, menjadi kewaspadaan pemerintah dan masyarakat. Tidak hanya dari kesehatan dan keselamatan masyarakat, tapi juga ekonomi. Hal ini diungkapkan Ketus Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA), Widi Hatmoko, Selasa 24 Maret 2020.

Pria yang juga sebagai Wakil Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang (WHKT) ini juga mengatakan, masyarakat Indonesia harus bangkit.

“Bangkit melawan COVID-19, dan bangkit secara ekonomi. Pertama, kita mengikuti aturan pemerintah seperti menjaga kesehatan dan lingkungan, social distancing, serta tidak melakukan hal-hal yang berpotensi bisa menyebabkan penyebaran virus ini,” ujar Widi Hatmoko.

Bangkit secara ekonomi, menurut Widi, saatnya pelaku UMKM dan IKM menjadi produsen yang baik untuk masyarakatnya sendiri. Artinya, masyarakat tidak perlu bergantung lagi kepada produk impor jika pelaku UMKM dan IKM mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Widi mencontohkan, di Kabupaten Tangerang banyak ratusan, bahkan ribuan pelaku IKM peralas kakian, jadi masyarakat tidak perlu membeli produk alas kaki impor.

“Kita membeli produk impor, sementara rakyat kita bisa bikin. Nah, ini kan kacau. Hanya memperkaya negara orang dan orang-orang yang punya kepentingan meraup keuntungan dari bisnis impor. Di sini lah, kita harus bangkit. UMKM dan IKM lokal harus bangkit, masyarakatnya juga harus bangkit. Bangkit kesadarannya untuk membangun negaranya sendiri!” Tegas Widi.

Begitu pun dalam hasil pertanian, kata Widi, masyarakat harus mencintai hasil pertanian lokal, baik hasil bumi maupun hasil budidaya peternakannya.

“Ramaikan warung pecel lele, ramaikan warung nasi Padang, ramaikan Warteg, ramaikan warung Sunda dan warung-warung masakan lokal. Di sini lah, ekonomi masyarakat kita akan lebih bagkit meski dalam kondisi apa pun. Karena perputaran ekonomi akan merambah masyarakat-masyarakat lokal yang berhuhungan dengan bahan baku dan apa yang dijual. Jadi, jangan terlalu bergantung dengan serba impor. Apalagi saat ini juga kondisnya kita sedang diserang oleh vurus yang ‘impor’ juga, meskipun tidak ada yang niat mendatangkannya!” Tandasnya.

Widi juga berpesan agar masyarakat bersabar, serta mengikuti semua aturan yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani virus asal Wuhan salah satu daerah di negara Tiongkok tersebut. Ia juga berharap, persoalan corona bisa segera selesai, dan kondisi bisa pulih kembali.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE