oleh

Patroli, Polisi: Yang Ramai Ternyata di Restoran dan Food Court

LENSAPENA – Polisi masih terus melakukan patroli di wilayah DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak berkumpul atau nongkrong di tengah wabah Virus Corona. Yang ramai ternyata di restoran atau di food court-food court.

Berdasarkan patroli tersebut diketahui kalau sejumlah lokasi masih ramai dikunjungi masyarakat.

“Yang kita temukan masih ramai itu di restoran atau food court-food court sih, iya masih ramai di sana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis 26 Maret 2020.

Meski begitu, jumlah orang yang berkumpul di titik-titik tersebut sudah mulai menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Kepada masyarakat yang masih berkumpul di foodcourt atau pusat jajan, kata Yusri, Polisi hanya memberikan imbauan dan meminta mereka membawa pulang pesanan makanan yang mereka beli.

Sedangkan, untuk titik keramaian lainnya, polisi mengimbau masyarakat untuk membubarkan diri.

“Kita kasih imbauan-imbauan ke mereka-mereka semua, contohnya kita imbau sebaiknya dibungkus saja makanannya, di bawa pulang ke rumah,” tambah Yusri.

Patroli ini pun rutin dilakukan di seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, jumlah masyarakat yang berkumpul atau nongkrong sudah jauh menurun dibandingkan sebelumnya.

“Tadi malam sudah termasuk sangat berkurang dibandingkan beberapa hari sebelumnya,” ucapnya.

Yusri menegaskan, warga yang tidak menuruti imbauan polisi maupun melawan petugas saat diimbau membubarkan diri, maka dapat dijerat dengan Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

“Tetapi memang betul, bisa saja kita kenakan aturan perundang-undangan, tetapi itu paling terakhir. Apa sepertinya? Contohnya Pasal 212, 216, 218 KUHP, itu ada aturannya,” tegas Yusri.

Meski begitu, Polisi akan tetap mengedepankan tindakan humanis dan persuasif terhadap warga yang masih nekat berkumpul di tengah wabah COVID-19.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update