oleh

Harus Tahu! Kota Tangerang Hentikan Penggunaan Chamber Disinfektan

LENSAPENA – Penggunaan bilik untuk penyemprotan disinfektan (chamber) ternyata dipermasalahkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), karena dinilai berbahaya bagi kesehatan. Hal ini juga ternyata tidak direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO).

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Tangerang langsung menghentikan penggunaan bilik disinfektan tersebut. Pasalnya, bilik disinfektan, terutama dalam penggunaan cairan yang alih-alih dapat mematikan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan mencegah penyebaran virus itu, malah beberapa kandungan dalam larutan disinfektan, seperti alkohol dan klorin, justru berisiko membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia.

“Iya kami menghentikan penggunaan chamber disinfektan di seluruh lokasi yang telah kami pasang, tapi itu hanya sementara, sampai kami mendapat rekomendasi dari IDI dan WHO”. kata Buceu Garnita Kabag Humas Pemkot Tangerang saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin 06 April 2020.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan kurang lebih 50 bilik disinfektan. Namun terpaksa harus menghentikan penggunaanya untuk sementara waktu sampai mendapat rekomendasi dari WHO.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE