oleh

Penerimaan Bintara Khusus Perawat dan Bidan Polri Dipercepat

LENSAPENA – Penerimaan Bintara Khusus Perawat dan Bidan Polri akan dipercepat pelaksanaan seleksinya dibanding jalur AKPOL, Bintara dan Tamtama PTU serta Bakomsus lainnya.

Hal ini dikarenakan rumah sakit Polri di seluruh Indonesia memerlukan tenaga medis. Terlebih di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, terkait penerimaan Bintara Khusus Perawat dan Bidan ini, pada Rabu 08 April 2020, Polda Banten telah menggelar pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas penerimaan Bintara Polri Kompetensi Khusus Perawat dan Bidan. Hal ini dilakukan untuk terselenggaranya penerimaan Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

“Benar bahwa penerimaan Bintara khusus perawat dan bidan akan dipercepat pelaksanaan seleksinya dibanding jalur seleksi AKPOL, Bintara, Tamtama PTU dan Bakomsus lainnya. Karena rumah sakit Polri di seluruh Indonesia memerlukan tenaga medis, apalagi di tengah kondisi pandemi COVID-19. Kompetensi khusus perawat dan bidan nantinya akan melalui tahapan seleksi tes kompetensi keahlian yang mana tes tersebut terbagi tiga yaitu pengetahuan, keterampilan dan perilaku sesuai bidangnya,” ujar Kombes Pol Edy Sumardi.

Ia juga mengatakan, penandatanganan pakta integritas penerimaan Bintara Polri Kompetensi khusus ini pimpin oleh Irwasda Polda Banten Kombes Pol Mulyadi Kaharni dan dihadiri oleh Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Tommy Wibisono, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol dr. Nariyana serta Dansat Brimob AKBP Dwi Yanto Nugroho.

Terkait persyaratan dalam penerimaan Bintara kompetensi khusus perawat dan bidan T.A. 2020 ini, lanjut Kabid Humas Polda Banten adalah sebagai berikut:

  1. Berijazah D-III perawat/bidan;
  2. Mempunyai surat tanda registrasi (STR) yang masih berlaku dan diutamakan mempunyai sertifikat basic cardiovasculer life support (BCLS) atau basic trauma life support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi. (perawat);
  3. Mempunyai surat tanda registrasi (STR) yang masih berlaku dan diutamakan mempunyai sertifikat basic cardiovasculer life support (BCLS) atau basic trauma life support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi (bukan lulusan paket A, B dan C). (Bidan);
  4. Tinggi badan untuk pria 163 cm dan wanita 160 cm (perawat);
  5. Tinggi badan untuk wanita 160 cm (bidan);
  6. Umur Maksimal 23 tahun terhitung pada tanggal 05 Agustus 2020.

Peserta dapat melakukan pendaftaran online melalui website: penerimaan.plori.go.id dan melaksanakano verifikasi di Polres setempat sesuai alamat domisili.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update