oleh

Terkait Pemberitaan, Dheden Pratama Laporkan Oknum Wartawan ke Dewan Pers

LENSAPENA – Di tengah wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) ini, peran wartawan merupakan pejuang dalam memberikan informasi kepada khalayak publik. Dheden Pratama Putra, Presiden Mahasiswa BEM UMJ 18-19, selalu mendo’akan agar wartawan diberikan kesehatan dan perlindungan untuk selalu bisa memyampaikan informasi yang benar, dan coverbothside.

Namun di satu sisi, Dheden sangat menyayangkan ada oknum wartawan yang memelintir berita pada acara Konferensi Pers pada Sabtu 04 April 2020 lalu. Terkait hal ini, Dheden melaporkan ke Dewan Pers.

“Biar Bewan Pers yang akan mengambil keputusan terhadap oknum wartawan tersebut,” tutur Dheden, Kamis 23 April 2020.

Dheden melaporkan hal tersebut dikarenakan Dewan Pers yang memiliki kapasitas tentang hal itu. Dan, ia menilai tugasnya hanya menyampaikan kebenaran dan sesuai kejadian yang sebenarnya.

“Saya Ingin menegaskan bahwasannya dalam Konferensi Pers tersebut tidak ada yang menyebutkan dan terdengar dari saya terkait pemberian hotel bintang 5 terlalu berlebihan, sebagaimana yang telah diberitakan oleh salah satu media massa,” tambah Dheden.

Apalagi ini di tengah wabah COVID-19, semua tim medis adalah harapan bagi perjuangan dalam melawan wabah pandemi saat ini, bila perlu pemerintah memberikan istana kepada tenaga medis sebagai semangat untuk mereka.

Dalam laporannya, Dheden mengatakan tidak pernah ada maksud untuk menjatuhkan atau menyudutkan Gubernur DKI Jakarta, apalagi terkait dalam hal politis.

“Untuk saat ini tidak elok untuk memikirkan politik, sebab ini merupakan masalah kemanusiaan apalagi terkait dengan kesehatan seluruh rakyat Indonesia. Adapun statement saya pada waktu itu adalah meminta pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk serius berjibaku dan bekerjasama agar masyarakat tidak mengkonsumsi dualisme informasi di tengah-tengah urgensi wabah ini,” tegas Dheden.

Tambah Dheden, pihaknya menegaskan agar khalayak bisa melihat pada rekaman videonya saat konferensi pers.

“Lihat aja videonya, semuanya lengkap kok dari awal sampai akhir, sehingga saya tidak dinilai melakukan pembenaran,” ujarnya.

Dheden juga atas nama pribadi meminta maaf kepada seluruh element masyarakat serta seluruh civitas akademika di UMJ.

“Karena apa yang saya perjuangkan dan saya anggap benar itu sudah mewakili masyarakat, ternyata berbuah kontroversi,” tambah dheden.

Ia juga memberikan pesan dari Sutan Sjahrir bahwa hidup yang tak diperjuangkan tidak akan pernah dimenangkan.

“Saya sudah mencoba memperjuangkan, mari kita perjuangkan bukan saling mempelintir keadaan, salam hormat untuk kita serta terimakasih kepada tenaga medis yang menjadi harapan untuk kita semua hari ini,” tutup Dheden.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE