oleh

Hati-hati dengan 3 Jenis Makanan Ini Saat Lebaran

LENSAPENA | Lebaran Idul Fitri identik dengan aneka makanan lezat dan menggoda lidah untuk ingin mencicipinya. Dari situlah, terkadang kita tidak kontrol bahwa sebenarnya apa yang kita makan, sebenarnya sangat berlawanan dengan kondisi tubuh dan kesehatan kita. Terlebih, makanan pada saat momen Lebaran ini jarang ditemukan pada hari-hari biasa.

Namun, bagaimana jika apa yang kita makan itu justru menyengsarakan kita, dan membuat penyakit. Untuk itu, menjaga pola makan, serta menghindari makanan yang berpotensi mengganggu kesehatan kita menjadi hal yang utama, agar kita tetap sehat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dari berbagai sumber, lensapena.id mengutip beberapa makanan yang harus dihindari, dan tidak boleh berlebihan untuk dikonsumsi, demi untuk menjaga kesehatan.

1. Kue kering

Kue kering tidak bisa dipisahkan begitu saja dari perayaan Idul Fitri. Kue-kue seperti nastar, kaastengels, putri salju tumpah ruah di atas meja tamu rumah kita. Namun, pengidap diabetes harus hati-hati menyantap kue-kue ini.

Karena,kue-kue ini terbuat dari telur dan tepung. Ada juga ditambah keju, yang tentunya mengandung lemak, dan jika dikonsumsi secara berlebihan bisa mengancam diabetes.

2. Minuman manis

Sama seperti kue kering, minuman manis juga tersedia dalam banyak rupa ketika Idul Fitri. Bagi pengidap diabetes sebaiknya membatasi asupan minuman manis. Jika memang ingin minum sirup, ada baiknya minum secukupnya. Jika merasa masih terasa haus, disarankan perbanyak minum air putih saja, alias tidak menambahnya dengan sirup.

3. Opor dan gulai

Idul Fitri identik dengan makanan berbahan santan, seperti opor dan gulai ayam. Kedua makanan ini merupakan pencetus terjadinya kenaikan berat badan dalam sekejap. Dan kedua makanan ini juga mengandung sejumlah bahan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pengidap diabetes.

Kuah opor dan gulai itu kalorinya sangat tinggi. Kalau kebanyakan kuah seperti itu, dalam sehari tubuh berpotensi menimbun 1000 sampai 2000 kalori.

Selain menghindari kuah dari makanan yang tersaji, ada baiknya untuk Anda mengonsumsinya tidak dalam jumlah banyak. Terlebih bagi Anda yang selama bulan Ramadhan sudah berhasil menurunkan berat badannya. Untuk itu, makanlah sedikit-sedikit saja. Cicipin satu per satu, tapi jangan keterusan.

Untuk lebih aman dalam menyantap makanan jenis ini, alangkah baiknya agar diselipkan sayuran atau lalapan seperti timun, tomat, dan dedaunan hijau.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE