oleh

Heri Ketiga Pencarian, Korban Kapal Kayu Ditemukan di Pesisir Teluknaga

LENSAPENA | Di hari ke-tiga pencarian, Selasa 23 Juni 2020, satu orang korban tenggelam dari kapal kayu yang mengalami kebocoran di Perairan Teluk Jakarta, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 11:45 WIB.

Korban bernama Darsun (42) tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada radius 4,7 NM (NauticaMiles) dari lokasi kejadian, tepatnya di Pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

“Berkat sinergitas tim SAR gabungan yang sudah secara maksimal melakukan upaya pencarian akhirnya korban kita temukan siang ini, kemudian langsung dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Hendra Sudirman selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Hendra juga mengucapkan turut berbelasungkawa terhadap keluarga korban atas kejadian tersebut. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar seluruh pengguna alat transportasi laut untuk tetap memperhatikan prosedur keselamatan apabila sedang berlayar, salah satunya adalah selalu menggunakan atau membawa life jacket.

Hendra juga menambahkan bahwa tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Ditpolair Polda Metro Jaya, Polsek Teluk Naga, Babinsa Teluk Naga, Kecamatan Teluk Naga, SAR MTA, dan nelayan setempat telah melakukan upaya pencarian dengan penyisiran, baik melalui jalur laut maupun pesisir pantai yang dicurigai adanya tanda-tanda korban dari mulai hari pertama, Minggu 21 Juni 2020, hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga ini.

Darsun merupakan salah satu dari penumpang kapal kayu yang tenggelam akibat mengalami kebocoran di Perairan Teluk Jakarta, tepatnya 1 NM dari Pulau Ayer saat sedang memancing. Kapal kayu tersebut berangkat dari dermaga Kali Adem menuju Pulau Ayer dengan passenger on board (POB) berjumlah lima orang.

Empat orang diantaranya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan Ditpolair Polda Metro Jaya, yaitu Alex (35), Edom (50), Hendra (35), dan Riyanto (42).

Dengan ditemukan korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personil kembali ke kesatuannya masing-masing.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE