oleh

Pencarian Korban Tenggelam di Bekas Galian Pasir Dekat Torabika Masih Nihil

LENSAPENA | Lebih dari 24 jam korban tenggelam di danau bekas galian pasir di Kampung Pulo, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, hingga saat ini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian sosok korban, Ramadhan alias Ama (17), yang diperkirakan sudah meninggal tersebut.

Ryan Christian, petugas SAR dari Basarnas yang ikut dalam pencarian, mengatakan, kedalaman dasar danau ditambah dengan medan yang berundak-undak, berlubang, serta sampah dan akar pohon, menyulitkan personil Tim SAR dalam mendeteksi keberadaan korban.

“Perkembangan masih nihil. Kedalaman 15 sampai 20 meter, dengan kondisi dasar danau yang bervariasi. Berundak-undak, banyak sampah dan akar-akar pohon,” ujar Ryan Chistian saat dikonfirmasi lensapena.id, Rabu 03 Juni 2020.

Ia juga mengungkapkan, dalam pencarian ini, 30 personil Tim SAR dikerahkan. Dalam menyusuri dasar danau untuk mencari sosok korban, mengerahkan penyelam dengan sistem buddy dua orang.

“Masih terus melakukan pencarian, dan belum ada pergantian personil,” tandasnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan Tim SAR dan melakukan koordinasi dengan unsur yang ada di lapangan untuk menentukan area pencarian terhadap korban.

Sebelumnya, Selasa 02 Juni 2020, pencarian dilakukan hingga pukul 20:00 WIB malam, namun karena cuaca hujan deras, pencarian melalui penyusuran dan penyelaman sementara dihentikan. Pada Rabu 03 Juni 2020, sekitar pukul 07:00 WIB, pencarian kembali diteruskan. Dan, sampai berita ini diturunkan, korban belum ditemukan.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE