oleh

PSBB Jilid 4, Ada 18 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Zona Merah COVID-19

LENSAPENA | Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid 4 di Kabupaten Tangerang sudah dimulai per-hari ini, Senin 15 Juni 2020, dan akan berakhir 28 Juni 2020.

Dalam PSBB Jilid 4 ini, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut akan fokus tingkatkan fungsi gugus tugas tingkat di RT dan RW. Itu artinya, Kabupaten Tangerang bakal masuk dalam Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL)

“PSBB Kabupaten Tangerang diperpanjang untuk memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat,” kata Ahmed Zaki Iskandar.

Menurut Zaki, tujuan PSBB diperpanjang adalah untuk mengajak masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kita juga mengajak kepada masyarakat untuk bisa menjaga lingkungannya dan bisa menjadi contoh bahkan menegur apabila di lingkunganya dan tidak memakai masker,” ungkapnya.

Zaki menambahkan, PSBB kali ini lebih difokuskan kepada lingkungan yang memang daerahnya sudah ada kasus pasien terkonfirmasi. Jadi, di lingkungan-lingkungan itu mereka bersama-sama dengan pemerintah daerah menjaga masyarakatnya masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan, terdapat 18 kecamatan yang masih masuk zona merah COVID-19.

“Ada 18 kecamatan yang ada kasus positif COVID-19 dan semua kecamatan yang zona merah RT RW masuk juga,” kata Hendra, Senin 15 Juni 2020.

Berdasarkan data yang didapatkan dari https://covid19.tangerangkab.go.id, 18 kecamatan tersebut adalah Kelapa Dua, Curug, Pasarkemis, Cikupa, Pagedangan, Balaraja, Kosambi, Cisauk, Jambe, Rajeg, Legok, Pakuhaji, Tigaraksa, Sepatan, Panongan, Teluknaga, Sepatan Timur, dan Sindang Jaya.

Ia juga mengungkapkan, belum ada pengurangan jumlah kecamatan dalam penularan COVID-19. Namun ia memastikan intensitas penularannya sudah menurun drastis bila dibandingkan dengan pertama kali sebelum PSBB diberlakukan.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE