oleh

Soal Prostitusi Online di Panongan, Ini Tanggapan MUI Kabupaten Tangerang

LENSAPENA | Menanggapi ramainya pemberitaan di media soal dugaan praktik prostitusi online di Ruko Mardi Gras, Kecamatan Panongan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, mengaku prihatin.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Tangerang, H. Nur Alam, mengatakan, persoalan prostitusi online ini tidak sekadar persoalan moral, namun juga menyangkut kesehatan. Terlebih di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sudah menjadi pandemi di Indonesia, khusunya Kabupaten Tangerang yang dinyatakan sebagai zona merah penyebaran virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut. Belum lagi penyakit lain seperti HIV/Aids.

“Yang pasti kejadian ini sangatlah memprihatinkan, di saat pemerintah seriusnya mengendalikan COVID-19 dengan berbagai ikhtiar dan doa, malah ada yang berpesta pora dengan miras dan perzinahan. Untuk itu, diperlukan perhatian dari semua lapisan. Bukan hanya pemerintah dan ulama atau tokoh agama saja, tapi juga masyakarakat, lingkungan, dan keluarga juga sangat diperlukan perannya dalam hal ini,” ujar H. Nur Alam, Kamis 11 Juni 2020.

Nur Alam juga menegaskan, prostitusi merusak moral bangsa. Untuk itu, ia menyerukan kepada masyarakat tidak melakukan bisnis ini.

Terkait beredarnya pemberitaan yang gencar dalam benerapa hari terakhir, kata Nur Alam, aparat penegak hukum jangan tinggal diam.
 
“Kalau memang benar adanya, kepada penegak hukum agar mengungkap dan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melakukan prostitusi atau perzinahan terselubung ber-casing ruko atau panti pijat tersebut,” katanya.

Diakuinya pula, internet merupakan kemajuan teknologi yang seharusnya bisa dibanggakan untuk hal-hal yang positif. Namun ketika masyarakat menggunakannya untuk hal-hal yang negatif, salah satunya adalah untuk bisnis esek-esek, tentu saja akan menjadi persoalan besar di masyarakat: karena bisa merusak moral generasi.

“Saya berharap kemajuan teknologi ini jangan disalahgunakan. Kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar membantu aparat penegak hukum mengungkap perzinahan secara terselubung ini, tangkap sindikatnya, dan bina pelakunya,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE