oleh

Ananta Dorong Revitalisasi Pasar Poris Indah Segera Direalisasikan

LENSAPENA | Reses masa sidang VI tahun anggaran 2019-2020, Rabu 29 juli 2020, Anggota Komisi VI DPR RI mengunjungi Pasar Poris Indah, Kota Tangerang. Dalam kegiatan ini Ananta sengaja mengecek program departemen perdagangan, yaitu terkait rencana pembangunan dan revitalisasi pasar tersebut.

Terkait hal ini, politis PDI Perjuangan tersebut akan terus mendorong Kementrian Perdagangan RI dan Dinas Perdagangan Kota Tangerang untuk segera merealisasikan revitalisasi pembangunan Pasar Poris Indah.

Ia juga mengungkapkan, dirinya mengetahui banyak anggaran yang dipotong karena adanya COVID-19 ini. Khusus anggaran revitalisasi Pasar Poris Indah semula sebesar Rp4 milliar yang berasal dari Departemen Perdagangan RI (APBN), ternyata hanya dikurangi, tidak dipotong.

“Reses kali ini saya ingin mengecek program departemen perdagangan, khususnya pembangunan revitalisasi Pasar Poris Indah untuk kelangsungan perekonomian masyarakat setempat. Nah, dari anggaran yang semula Rp4 milliar menjadi Rp2,5 milliar, itu masih bermanfaat enggak?” Kata Ananta Wahana

Ia menuturkan, anggaran Rp2,5 milliar itu menirutnya masih bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Saya justru dikagetkan, anggaran segitu menurut Pemkot Tangerang katanya terbentur aturan-aturan, jadi tidak bisa maksimal. Ini yang saya sangat merasa prihatin, maka akan saya perjuangkan agar berorentasi pada manfaat saja dulu,” papar Ananta.

Menurutnya, dalam situasi darurat pandemi seperti ini, jangan terpaku kepada prosedur, yang akhirnya menghambat memberikan manfaat pada masyarakat. Prosedur yang memberi manfaat harus didukung. Tetapi jika prosedur itu tidak memberikan manfaat, maka harus dikaji lagi bersama-sama.

“Ayo kita kaji. Soalnya tadi masyarakat yang membeli di Pasar Poris Indah, pak ini pasarnya sudah lama jelek, gini-gini, banjir dan seterusnya. Kata masyarakat juga menilai, cukup Pak Rp2,5 milliar itu untuk membangun atap baru dan lantai, agar menjadi lebih bersih. Rp2,5 milliar itu harus digunakan, dan bisa dimanfaatkan,” tandasnya.

Sementara, Direktur Utama PD. Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan, luas tanah dan bangunan Pasar Poris Indah sekitar 2.595 meter persegi, dengan jumlah ruang dagang sebanyak 286. Ia berharap, realisasi pembangunan revitalisasi Pasar Poris Indah bisa segere dilakukan, dan paling lambat pelaksanaannya bisa tercapai akhir tahun 2020 ini.

“Pembangunan ini dari Kemendag RI diberikannya kepada Dinas Perdagangan Kota Tangerang, dari yang semula Rp4 milliar, menjadi Rp2,5 milliar dari dana APBN. Kita renovasi saja untuk perbaikan, dan pelaksanaanya semoga ada realisasinya,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE