oleh

Balita Tenggelam Terbawa Arus di Kalimalang Ditemukan

LENSAPENA | Balita atas mana Nabila Farahma Mida (3), korban tenggelam setelah terbawa arus akibat mobil yang ditumpanginya terperosok di Kalimalang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi pada Jumat dini hari, akhirnya ditemukan. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam radius 1 kilometer dari tempat kejadian, Jumat 10 Juli 2020 sekitar pukul 13:35 WIB. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman, menjelaskan, tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban untuk dibawa menuju RSUD Kota Bekasi.

“Berkat kerjasama yang baik dari tim SAR gabungan akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan mewakili pemerintah kami mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini.” Ungkap Hendra Sudirman.

Hendra juga mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil tim SAR gabungan yang telah secara maksimal meskipun dalam suasana pandemi COVID-19 melakukan pencarian hingga korban ditemukan.

Dikatakan pula, tim SAR gabungan dari pagi hingga siang melakukan proses pencarian dengan membagi area pencarian menjadi dua. Pada SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga Jembatan Kartika Eka Paksi sejauh 3 kilometer, SRU kedua melakukan penyisiran secara visual dari lokasi kejadian sampai Jembatan Lampiri sejauh 1 kilometer.

Sementara operasi SAR gabungan melibatkan puluhan personil yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Bekasi Kota, BPBD Kota Bekasi, TAGANA Kota Bekasi, Pramuka Peduli , Keluarga Berantakan Rescue, Repotin, Korgad, Jana Buana, Panakawan, Lazanja, dan UAR.

Untuk diketahui, pada Jum’at sekitar pukul 03:00 WIB dini hari, mobil Innova berwarna hitam dengan nomor polisi B 1110 BZH terperosok ke dalam Kalimalang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Mobil bermuatan empat penumpang: dua orang atas nama Sutaryo (26) dan Marifatul Kamila (10) berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua orang penumpang lainnya atas nama Ustadzah Samsiah dan Nabila (3) terbawa arus dan tenggelam.

Ustadzah Samsiah ditemukan meninggal dunia pada radius 50 meter dari lokasi kejadian, sedangkan Nabila hanyut terbawa arus. Diduga supir mengantuk.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE