oleh

Dilaporkan ke Propam, Kapolsek Kalideres: Kebenaran Pasti Terungkap

LENSAPENA | Terkait pemberitaan mengenai kasus pemerasan yang dilakukan oknum wartawan di Kalideres ternyata berbuntut panjang. Pasalnya, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Slamet dilaporkan pemimpin redaksi salah satu media online di Jakarta, Yoyon Wardoyo, ke Propam Mabes Polri, atas dugaan menyampaikan informasi bohong atau hoax pada Jumat 17 Juli 2020 lalu.

Ketika diminta tanggapan terkait laporan tersebut, Kompol Slamet menyikapinya dengan santai dan mengatakan bahwa kebenaran pasti terungkap, dan Tuhan tidak pernah tidur.

“Santai saja yang benar pasti benar, yang bohong pasti ketahuan, Tuhan tidak (tidur),” kata Kapolsek saat diminta tanggapannya, Senin 20 Juli 2020

Diketahui, pemimpin redaksi media online tersebut didampingi Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, melaporkan Kapolsek Kalideres, yang menurutnya telah menyampaikan dan menyebarkan informasi bohong melalui konferensi pers pada Selasa 14 Juli 2020 lalu.

Dikatakan Wilson Lalengke, Kapolsek Kalideres telah menuding empat wartawan tersebut sebagai wartawan gadungan yang sebelumnya diamankan di Polsek Kalideres atas dugaan pemerasan.

“Mereka digaji bukan untuk berbohong, bukan untuk merekayasa fakta lapangan, bukan untuk sebarkan dusta dan hoax ke masyarakat,” kata Wilson.

Diberitakan sebelumnya, Polsek Kalideres mengamankan empat terduga pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman dengan modus korbannya dituduh melakukan penyalahgunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE