oleh

Disiplin Masyarakat Menurun, PSBB Diperpanjang Hingga 14 Hari Lagi

LENSAPENA | Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menilai bahwa dengan adanya beberapa kelonggaran dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), disiplin masyarakat cenderung menurun. Hal ini menjadi salah satu penyebab PSBB kembali diperpanjang.

Sebab, kata Zaki, apabila kebijakan PSBB dicabut, dikhawatirkan gaya hidup masyarakat kembali seperti kehidupan sebelum pandemi COVID-19 terjadi.

Dikatakan pula, meskipun kasus penularan dan penyebaran virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut di Kabupaten Tangerang sudah menurun, namun di wilayah sebelah, yaitu DKI Jakarta kembali memasuki zona merah. Hal ini juga menambah kekhawatiran akan terjadi kasus impor di daerah berjuluk kota aeribu pabrik tersebut. Belum lagi aktivits Bandara Soekarno-Hatta.

“Dengan PSBB diperpanjang diharapkan kita meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan kita sangat mengkhawatirkan terjadinya kasus import dari luar Tangerang, seperti DKI Jakarta karena daerah Kabupaten Tangerang maupun Tangerang Raya sangat berdekatan dengan DKI Jakarta,” terang Zaki.

Zaki berharap, dengan diperpanjangnya PSBB hingga 14 hari ke depan, dapat meningkatkan sikap disiplin masyarakat.

“Diharapkan PSBB bisa membuat masyarakat untuk terus disiplin dengan protokol COVID-19,” katanya.

Untuk diketahui, keputusan perpanjangan kebijakan PSBB ini merupakan hasil rapat evaluasi PSBB Provinsi Banten yang digelar secara virtual melalui video conference oleh Gubernur Banten bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) se-Banten serta Bupati Tangerang, Walikota Tangerang dan Walikota Tangerang Selatan pada Sabtu 25 Juli 2020.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Banten Wahidin Halim berharap, dengan perpanjangan PSBB ini, Propinsi Banten dapat mempertahankan wilayahnya sebagai zona hijau. Tidak hanya itu saja, hal ini juga untuk membangun sikap disiplin masyarakat agar terus meningkat.

“Jadi saya berharap bahwa target perpanjangan PSBB kita yang ingin kita capai adalah seluruh masyarakat Banten sadar akan protokol kesehatan, seluruh warga Banten sadar akan tanggung jawabnya, dan kita perpanjang dengan beberapa catatan dan pengecualian,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE