oleh

Nonton Wayang Kulit, Ananta: Bagus, Tapi Jangan Terjadi COVID-19 Susulan

LENSAPENA | Pagelaran wayang kulit virtual digelar di Sanggar Jampi Kangen, Kompleks Perumahan Bugel Mas, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu 24 Juli 2020 malam.

Pagelaran wayang yang dihelat dalam rangka temu kangen antar paguyuban Jawa di Tangerang ini mengambil lakon “Sandyakala Indraprasta”. Tampil sebagai dalang Bripka Sriyanto, alias Sri Kuncoro yang merupakan anggota personil Brimob Mabes Polri, Kelapadua, Depok.

Hadir dalam pagelaran seni dan budaya Jawa tersebut Anggota DPR RI dari Dapil Banten III Ananta Wahana, beberapa tokoh seni dan kebudayaan Jawa se-Tangerang Raya, dan ratusan warga paguyuban se-Tangerang Raya.

Dalam kesempatan ini Ananta memberikan apresiasi kepada para pelaku seni tradisional yang telah menginovasi seni pertunjukan dalam sebuah panggung virtual, sehingga masyarakat yang selama ini dicengkeram oleh pandemi virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut bisa melihat pagelaran wayang kulit secara “Live” cukup dengan membuka aplikasi YouTube atau media sosial.

Namun dengan animo jumlah masyarakat yang datang, Ananta berpesan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan tidak ada gelombang kedua COVID-19 yang ditimbulkan karena kegiatan tersebut.

“Tetap menjalankan protokol kesehatan, dan berharap setelah acara ini tidak ada apa-apa. Acara berjalan dengan baik, kesenangan nguri-uri budaya berjalan dengan baik, dan sehat tidak ada apa-apa. Dan, praduga-praduka soal kemungkinan ada gelombang kedua COVID-19, tidak akan pernah terjadi,” kata Ananta Wahana.

Ngadino selaku pimpinan Sanggar Jampi Kangen, menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka temu kangen setelah sekian bulan tidak bergiat dan di rumah aja karena pandemi COVID-19. Pelaksanaan pagelaran wayang kulit ini, kata Ngadino, juga mengikuti protokol kesehatan: seperti mewajibkan penonton yang hadir mengenakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Bagi para penonton yang tidak mengenakan masker, pihak penyelenggar juga memberikannya secara gratis.

Lebih lanjut Ngadino menuturkan, pertunjukan seni dan budaya tradisional secara virtual ini juga telah dihelat sejak beberapa minggu yang lalu. Bahkan pada minggu depan, kata Ngadino, pihaknya akan menggelar Seni Ketoprak di tempat yang sama.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE