oleh

Pegawai Bea Cukai Terlibat Narkoba, Polisi: Bakal Direhabilitasi

LENSAPENA | Penyidik Satuan Narkoba Polres Metro Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pesta Narkoba pada salah satu hotel di Kepulauan Seribu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, pesta Narkoba tersebut melibatkan total 11 orang yang satu orang diantaranya diketahui sebagai oknum pegawai Bea Cukai.

“Lima dari 11 orang ini kami jadikan tersangka karena terbukti memegang Narkoba jenis ekstasi,” ungkap Kombes Polisi Heru, Sabtu 04 Juli 2020.

Dijelaskannya, satu pelaku yang diketahui sebagai oknum pegawai Bea Cukai tidak ditetapkan sebagai tersangka.

“AP (pegawai Bea dan Cukai) tidak ditemukan barang bukti dan tidak tahu akan ada pesta Narkoba,” ujar Heru.

Meski tidak ditemukan barang bukti Narkoba pada yang bersangkutan, polisi tetap mengharuskan AP untuk menjalani tes urine dan hasilnya membuktikan yang bersangkutan positif mengonsumsi Narkoba.

Kombes Polisi Heru Novianto mengatakan, pegawai yang berinisial AP tersebut akan direhabilitasi lantaran hasil tes yang menunjukkan positif Narkoba namun tidak ditemukan barang bukti saat yang bersangkutan ditangkap.

“Dia juga mengaku tak tahu ada pesta Narkoba di sana karena hanya diajak saja,” kata Heru.

Heru menyebut, dari pemeriksaan urine ternyata AP negatif dari Narkoba. Namun pemeriksaan rambut positif MDMA.

“Karena dia sudah pernah pakai Narkoba yang lama. Pengakuannya sih sudah tak memakai lagi,” ujarnya.

Heru menjamin proses hukum terhadap AP berlangsung transparan dan adil. Kapolres juga mengatakan ada beberapa regulasi yang menjadi dasar bagi Polres Metro Jakarta Pusat untuk merehabilitasi AP.

“Atas aturan itu kami lakukan rehabilitasi karena tak ditemukan barang bukti,” tutur Heru.

Heru memaparkan, pengungkapan adanya dugaan pesta narkoba tersebut berawal dari 11 orang menyewa hotel di kawasan Kepulauan Seribu.

Mereka sempat diamankan Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Sebelas orang itu terdiri dari enam pria dan lima perempuan.

Lima dari 11 pelaku kini berstatus tersangka karena terbukti memegang Narkotika jenis ekstasi.

“Lima orang tersangka antaranya HG (42), ND (47), HM (44), AG (44) dan TN (48). Mereka sebelumnya sudah janjian dengan lima perempuan tersebut,” katanya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE