oleh

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja Lintas Provinsi, 9 Pelaku Diamankan

LENSAPENA | Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 159 kilogram, di Rest Area Bogeg Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar menjelaskan, dalam pengungkapan kasus tersebut polisi berhasil mengamankan 9 orang pelaku. Para pelaku ditangkap di tiga lokasi yang berbeda, yakni di Cideng Jakarta Pusat, Parung Bogor dan Aceh.

“Sembilan elaku yang diamankan yaitu SP (33) ditangkap di Aceh Besar Perannya sebagai pengirim barang, RN (31) ditangkap di Banda Aceh sebagai mengawasi proses packing dan perjalanan barang, MN (43) ditangkap di Aceh Besar sebagai pengepul barang, HN (39) di tangkap di Aceh Besar perannya sebagai penjemput barang dari gudang, menuju ekspedisi CMC, FR (39) ditangkap di Aceh Besar perannya sebagai pembantu proses packing ganja, BY (35) ditangkap di Cideng Jakarta Pusat perannya sebagai pengatur pengambilan barang dan pengawas jalur barang, AS (37) ditangkap di Parung Bogor perannya sebagai pengawas penerimaan barang, MR (31) ditangkap di Parung Bogor perannya sebagai pengawas barang, dan YN (30) ditangkap di Cideng Jakarta Pusat,” beber Fiandar.

Ia juga mengatakan bahwa motif penyelundupan ini yaitu mengedarkan narkotika jenis ganja ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk mendapatkan keuntungan, dan modusnya yaitu narkotika jenis ganja tersebut dikemas ke dalam peti dan empat buah panel Telkom untuk mengelabuhi petugas yang berada di lapangan

“Barang Bukti yang telah diamankan yaitu satu unit mobil merk Hino, satu buah peti kayu warna merah marun berisi 99 paket dilakban coklat diduga berisi narkotika jenis ganja dan empat buah fiber di dalamnya berisikan masing-masing 15 paket dilakban coklat berisi narkotika jenis ganja, total 159 kilogram, dokumen pengiriman dan penerimaan, alat komunikasi HP para tersangka dan kartu ATM, satu unit R2 Jupiter MX, satu unit R2 Honda Beat Street satu unit R4 Toyota Avanza,” tandasnya.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Banten Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan, kronologis pengungkapan bermula pada awal Juli 2020 pihaknya mendapatkan informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dengan jumlah besar dari Aceh menuju Jakarta yang kemudian dilakukan pendalaman informasi.

Lalu, pada 18 Juli 2020 tim surveilance di Aceh monitor barang di Cipta Mandiri Cargo dan diberangkatkan ke Jakarta. Kemudian pada 23 Juli 2020 target termonitor telah tiba di Bakauhuni Lampung dan akan menyebrang ke Merak. Setelah itu tim Ditnarkoba melakukan penghadangan dan penangkapan di Rest Area Tol Tangerang Merak Kilometer 64. Ditemukan barang bukti jenis ganja dalam truk pengiriman barang

“Setelah itu tim melakukan control delivery hingga ke kantor CMC di Cideng Jakpus, kemudian pada Jumat 24 Juli 2020 hingga Minggu 26 Juli 2020 Tim gabungan subdit melakukan penangkapan serentak di 3 lokasi berbeda Cideng Jakpus dua tersangka Parung Bogor dua tersangka, dan Aceh lima tersangka,” kata Susatyo.

Susatyo mengungkapkan, kesembilan tersangka telah melanggar Pasal 114 ayat (2) Pasal 111 ayat (2) Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimum hukuman mati.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE