oleh

Bawa Kabur Motor, Pecatan TNI di Cengkareng Bonyok Dihakimi Massa

LENSAPENA | Seorang pecatan TNI berinisial MA ini babak belur dan harus berurusan dengan polisi. Pria yang dipecat dari kesatuannya sejak delapan tahun yang lalu tersebut dihakimi massa setelah diduga membawa kabur motor milik seorang ojek online (Ojol).

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Senin 10 Agustus 2020 di Kawasan Pasar Ganepo, Sumur Bor, Cengkareng, Jakarta Barat.

Peristiwa ini bermula ketika MA memesan ojek online di Pasar Anyar, Tangerang, dengan tujuan ke daerah Sumur Bor, Jakarta Barat.

Di perjalanan, MA meminta agar pengemudi ojol itu menghentikan laju kendaraannya di sebuah warung, dengan MA hendak mengambil berkas yang tertinggal di rumah atasannya yang berlokasi tak jauh dari tempat mereka berhenti.

Namun, ternyata bukan meminta untuk diantarkan ke tujuan yang dimaksud, melainkan MA justru meminjam sepeda motor tersebut, dan pengemudi Ojol tersebut menunggu di warung.

Di saat bersamaan, seorang pengemudi Ojol lainnya melihat MA membawa motor korban dan mengenali korban. Karena tau MA akan membawa kabur motor korban, pengemudi ojol tersebut mengajak korban untuk mengejar pelaku. Mereka pun meneriaki pelaku maling, sehingga warga turut mengejar pelaku.

“Pelaku akhirnya tertangkap tidak jauh dari lokasi,” ujar Khoiri saat dikonfirmasi di Jakarta.

Begitu tertangkap, warga yang kesal dengan MA pun akhirnya main hakim sendiri. Akibatnya, MA mendapat luka di wajah, dan kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat.

“Pelaku kami bawa ke RSUD Cengkareng karena luka di bagian wajah cukup parah,” jelas Khoirin.

Kapolsek juga membenaekn jika MA merupakan mantan anggota TNI. MA sudah dipecat dari instansinya sejak delapan tahun lalu.

“Kami cek bersama Garnisun, pelaku tersebut ternyata memang sudah dilakukan disersi (dipecat) kurang lebih dari tahun 2012,” pungkas Khoiri.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE