oleh

Mau Bikin Lomba Burung? Gugus Tugas: Ikuti Ujicoba dan Persetujuan Bupati!

LENSAPENA | Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Tangerang menyarankan, jika para pemilik ‘gantangan’ ingin menyelenggarakan lomba burung berkicau, panitia bisa bersurat kepada gugus tugas dan mengikuti ujicoba protokol kesehatan agar bisa mendapatkan persetujuan bupati, apakah kegiatan tersebut dibolehkan atau tidak.

“Mereka bersurat, tim datang melihat, lalu melaporkan ke Bupati selaku ketua gugus, baru ada keputusan boleh atau tidak,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, dr. Hendra Tarmizi, Sabtu 08 Agustus 2020.

Ia juga menjelaskan, setelah panitia lomba burung bersurat kepada gugus tugas, Bupati akan menugaskan OPD terkait untuk meninjau tempat dan lokasi serta sejauh mana kesiapan protokol kesehatannya.

“Bisa saja yang datang meninjau dari dinas pertanian dan peternakan karena ini kan lomba burung, atau bisa saja OPD terkait lainnya. Nanti akan dilihat seperti apa protokol kesehatannya, berapa jumlah peserta, apakah ada pengunjung selain peserta atau tidak. Kalau hanya peserta, di bawah tiga puluh orang, bisa saja, tapi setelah lolos ujicoba dengan protokol kesehatan dan persetujuan Bupati, itu bisa,” paparnya.

Menurut dr. Hendra, terkait Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga telah memberikan kelonggaran, namun harus mengikuti prosedur. Hal ini dimaksudkan agar tidak muncul cluster baru penyebaran virus asal Wuhan-Tiongkok di daerah berjuluk Kota Seribu Pabrik tersebut.

Ia juga mencontohkan, para kelompok Ojol sebelumnya juga pernah mengajukan surat dan direspon oleh bupati. Demikian juga dengan kelompok seniman yang biasa tampil di panggung hajatan, merek juga telah mengajukan ujicoba ke gugus tugas.

“Kalau untuk hajatan sudah diperbolehkan, tapi di gedung dengan protokol kesehatan,” katanya.

Untuk diketahui, kasus terbaru yang terjadi di Kabupaten Tangerang adalah dua karyawan bagian managemen AEON Mall BSD City di wilayah Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang positif COVID-19. Akibat kasus tersebut ribuan karyawan AEON Mall mengikuti rapid test, dan sementara waktu AEON Mall ditutup selama 14 hari.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE