oleh

Mengenal Sosok Pendiri Paskibraka dan Pencipta Hymne Kemerdekaan

LENSAPENA | Banyak yang tahu bahwa Paskibraka atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka adalah pasukan yang bertugas mengibarkan duplikat bendera pusaka pada saat upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dilakukan setiap tanggal 17 Agustus. Paskibraka bertugas mengibarkan duplikat bendera pusata di tiga tempat: tingkat Nasional (Istana Negara), provini dan kabupaten.

Sejak tahun 1967, formasi Paskibraka ini dibagi menjadi 3 kelompok: pertama adalah pasukan pengiring (pemandu) atau pasukan 17 yang terdiri dari 17 orang, lalu pasukan inti pembawa bendera sebanyak 8 orang, dan pasukan pengawal yang terdiri dari 45 orang.

Nah, bicara soal Paskibraka sendiri, ternyata didirikan oleh seorang tokoh Nasional bernama Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Ahmad Al-Muthahar atau yang lebih dikenal dengan nama H. Mutahar. Ia lahis di Semarang pada 5 Agustus 1916,a dan meninggal di Jakarta pada 9 Juni 2004. H. Mutahar juga seorang komponis musik Indonesia, terutama untuk kategori lagu kebangsaan dan anak-anak.

Sejarah berdirinya Paskibraka sendiri adalah pada tahun 1946, yaitu menjelang upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pertama. Saat itu H. Mutahar adalah sebagai salah seorang ajudan Presiden. Sebagai seorang ajudan Presiden Mutahar diberi tugas menyusun upacara pengibaran bendera pada perayaan hari ulang tahun pertama Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1946.

Dalam kesempatan ini, H. Mutahar memiliki gagasan bahwa pengibaran bendera sebaiknya dilakukan para pemuda yang mewakili setiap daerah di Indonesia. Ia lalu memilih lima pemuda yang berdomisili di Yogyakarta, yaitu tiga laki-laki dan dua perempuan sebagai wakil daerah mereka. Dari situlah, dibentuklah Paskibraka, yang kemudian setiap tahun, yaitu pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ditugaskan mengibarkan duplikat bendera pusata, baik di tingkat Nasional, provinsi, dan kabupaten. Bahkan, saat ini, Paskibraka juga dilakukan pada upacara HUT Kemerdekaan RI di tingkat kecamatan.

Seiring berjalannya waktu, Paskibraka mengalami jumlah personil, dan dibentuk menjadi tiga formasi. Perubahan formasi ini terjadi pada tahun 1967, ketika H. Mutahar menjabat sebagai direktur jenderal urusan pemuda dan Pramuka, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pada saat itu. H. Mutahar diminta Presiden Soeharto untuk menyusun tata cara pengibaran Bendera Pusaka. Tata cara pengibaran Bendera Pusaka disusunnya untuk dikibarkan oleh satu pasukan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45.

Selain sebagai pencetus Paskibraka, H. Mutahar juga pencipta lagu “Hymne Kemerdekaan”, yang lagunya juga selalu dinyanyikan setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Lagu Hymne Kemerdekaan diciptakan pada tahun 1946.

Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa perjalanan sosok H. Mutahar sendiri, pernah mengecap pendidikan setahun di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada periode 1946-1947, setelah tamat dari MULO B (1934) dan AMS A-I (1938). Pada tahun 1945, Mutahar bekerja sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI di Jogjakarta, kemudian menjadi pegawai tinggi Sekretariat Negara di Jogjakarta (1947). Selanjutnya, ia mendapat jabatan-jabatan yang meloncat-loncat antardepartemen. Puncak kariernya adalah sebagai Duta Besar RI di Tahta Suci (Vatikan) (1969-1973). H. Mutahar juga diketahui menguasai enam bahasa secara aktif. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Pejabat Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri (1974).

H. Mutahatar juga aktif dalam organisasi kepanduan, atau sekarang Pramuka. H. Mutarar adalah salah seorang tokoh utama Pandu Rakyat Indonesia, gerakan kepanduan independen yang berhaluan nasionalis. Ia juga dikenal anti-komunis. Ketika seluruh gerakan kepanduan dilebur menjadi Gerakan Pramuka, Mutahar juga menjadi tokoh di dalamnya. Namanya juga terkait dalam mendirikan dan membina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tim yang beranggotakan pelajar dari berbagai penjuru Indonesia yang bertugas mengibarkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE