oleh

Miras Oplosan Renggut Nyawa, Warga Minta Polisi dan Sat Pol PP Merazia

LENSAPENA | Peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Tangerang semakin meresahkan. Kali ini, merenggut korban, lima orang tewas usai menenggak barang haram tersebut.

Informasi yang dihimpun, dari lima korban yang meninggal satu diantaranya adalah seorang wanita. Korban terdiri dari warga Kecamatan Curug dan Warga Kecamatan Panongan.

Kanitreskrim Polsek Curug, Polres Tangerang Selatan Iptu Nurbianto menjelaskan, kelima korban meninggal tersebut usai berpesta minuman keras (Miras) di Ruko Cluster Florence CitraRaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Kelima korban masing-masing berinisial RI, YO, AB, BO dan PE. Mereka meninggal di tempat dan waktu yang berdeba: ada yang di rumah dan kontrakan serta rumah sakit.

Berdasarkan keterangan dari temannya, kelima korban mengeluh sakit setelah menegak miras pada Minggu malam lalu. Setelah itu, mereka pulang ke rumah dan ke kontarakan masing-masing di wilayah Kecamatan Curug dan Panongan.

“Jadi kelima korban meninggal dunia setelah pesta miras di Ruko Cluster Florence CitraRaya. Coba gali informasi ke Polsek Panongan, karena TKP (tempat kejadian perkara-red) masuk ke Polsek Panongan,” kata Iptu Nurbianto, Selasa 25 Agustus 2020.

Ketua RT 06 Kompleks Mekar Asri II, Mekar Bakti, Panongan, Kabupaten Tangerang, Baryono membenarkan tentang adanya dua warganya meninggal yang diduga usai menum-minuman keras.

“Iya, tapi saya tidak tahu persis kronologisnya, tapi informasinya begitu. Karena kejadiannya bukan di wilayah kompleks kami, tapi di luar kompleks,” ujar Baryono saat mengikuti proses pemakaman dua warganya tersebut.

Baryono berharap, peristiwa ini bisa menjadi perhatian semua pihak tentang bahayanya minuman keras, apalagi oplosan. Atas nama warga, Baryono meminta kepada pihak aparat, baik pihak kepolisian maupun Sat Pol PP untuk pro-aktif dan tidak menganggap remeh peristiwa ini.

“Kami minta kepada aparat kepolisian dan Sat Pol PP untuk merazia peredaran minuman keras, karena jangan sampai kejadian seperti ini kembali terjadi,” pungkasnya.

 

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE