oleh

Peringatan Hari Koperasi ke-73 Baru Digelar, Sederhana dan Virtual

LENSAPENA | Peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-73 yang jatuh pada 12 Juli 2020 lalu baru dilkasanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pada Rabu 12 Aguatus 2020. Kegiatan ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa.

Nurul Hayati selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa karena pada saat ini situasi masih belum memungkinkan untuk melakukan kegiatan di tengah pandemi maka acaranya diundur pada Agustus 2020 ini.

“Karena sedang pandemi, peringatan Hari Koperasi kita undur ke tanggal 12 Agustus, dan peringatan kali ini pun digelar secara terbatas di GSG. Untuk OPD, kecamatan dan peserta lainnya hanya mengikuti secara virtual melalui video conference,” kata Nurul Hayati.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, pada Hari Koperasi ke-73 ini, Pemkab Tangerang memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh koperasi, anggota koperasi, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan penggiat koperasi di Kabupaten Tangerang. Ia juga mengatakan bahwa koperasi menjadi tulang punggung perekonomian mikro dan kecil di Kabupaten Tangerang.

“Saya ucapkan selamat Hari Koperasi dan semoga koperasi di Kabupaten Tangerang bisa terus maju dan berkembang, karena koperasi merupakan tulang punggung ekonomi di masyarakat, terlebih di tengah pandemi saat ini. Koperasi harus mampu bertahan dan terus bisa menggerakkan roda ekonomi,” katanya.

Bupati menambahkan, Pemkab Tangerang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kedepannya, kata Bupati, seluruh bantuan, baik itu bantuan langsung tunai, bantuan wirausaha, maupun bantuan penanganan dampak ekonomi ini bisa bergulir bagi koperasi-koperasi kita dan UKM, bisa ikut masuk ke dalam sistem koperasi agar dana bantuan tersebut bisa membantu anggota koperasi yang lainnya.

“Imbauan kita kepada penerima bantuan agar bisa menjadi anggota koperasi, dengan begitu dana yang mereka terima bukan saja bermanfaat bagi mereka, tetapi bagi anggota masyarakat yang lain,” tambahnya.

Masih kata Bupati, saat ini koperasi membutuhkan bantuan pembiayaan cukup banyak, dan itu perlu duduk bersama dengan kementrian, provinsi sampai tingkat kabupaten, bagaimana agar bisa membantu pembiayaan koperasi-koperasi tersebut. Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa hal yang paling penting harus diingat adalah, disiplin terhadap pengelolaan keuangan koperasi, terutama pada saat pandemi COVID-19 saat ini.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Tangerang, H. Samiono mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak nyata, bukan saja di sektor bidang kesehatan, tetapi juga berdampak langsung kepada laju roda perekonomian masyarakat.

“Kondisi seperti ini tentunya menjadi tantangan bagi kita semua, karena selain dampak sosial ekonomi yang kita rasakan akibat masa pandemi COVID-19, dan kemajuan dunia teknologi informasi yang semakin pesat saat ini, mengharuskan kita semua, khususnya bagi para pegiat koperasi untuk bisa berinovasi secara cepat dan berhasil nyata, serta merangkul generasi millenial yang saat ini berperan sebagai penggiat koperasi,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE