oleh

Bermain Ketapel Bareng Mengisi Kejenuhan Warga di Tengah Pandemi

LENSAPENA | Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sampai saat ini belum berakhir membuat masyarakat jenuh. Banyak aktivitas yang tertunda karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mempercepat penanganan kasus virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut. Protokol kesehatan dan segala upaya yang bisa mencegah penyebaran virus ini pun wajib dilakukan. Agar hidup tetap aman, dan terhindar dari berbahaya tersebut.

Dari situ pula, dalam mengisi waktu luang serta mengilangkan kejenuhan, dan agar prilaku hidup tetap positif, berbagai upaya pun dilakukan oleh masyarakat. Mulai dari mencari kesibukan yang tidak berisiko terehadap penyebaran COVID-19, hingga melakukan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan.

Seperti yang dilakukan oleh warga di RT 01 RW 06, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang ini. Dalam mengisi waktu luangnya, warga bermain ketapel bareng. Permainan tradisional ini digelar di tempat yang diberinama Basecamp Kimpul Kuning.

Ketua RT 01 RW 06, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Herman, mengatakan Basecamp Kimpul Kuning berawal dari adanya inisiasi warga yang gemar bermain katapel dan ingin melestarikan budaya.

“Bagusnya lagi ini untuk anak-anak supaya tidak hanya main hp terus. Sesekali mereka bisa bermain dengan teman lainnya di ruang terbuka seperti ini,” ujar Herman saat ditemui di Basecamp Kimpul Kuning.

Kimpul Kuning yang telah tergabung dalam Persatuan Katapel Tradisional Indonesia (Perkatin) tingkat nasional ini, sangat terbuka bagi warganya yang ingin merasakan sensasi bermain katapel. Alat-alatnya yang sederhana dan mudah didapat membuat katapel digemari berbagai golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Ketua Perkatin Nasional, Supriadi, mengatakan, tak hanya sekadar bermain serta melatih konsentrasi, Kimpul Kuning berupaya melahirkan atlet-atlet katapel yang nantinya akan mengikuti sejumlah kejuaraan.

“Kalau dilihat dari antusiasme warga yang begitu besar, saya rasa Kimpul Kuning dapat melahirkan atlet-atlet katapel di Festival Katapel maupun ajang kejuaraan olahraga lainnya,” tuturnya.

Antusiasme warga terhadap katapel pun turut disaksikan langsung oleh Lurah Parung Serab, A. Tribuana, saat menyaksikan langsung permainan yang dilakukan para warganya. Pemerintah setempat pun turut mendukung kegiatan bernilai positif ini dan yang terpenting dalam pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Pokoknya yang mau main katapel harus menerapkan Lima M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan minum vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE