oleh

Biawak Salvador, Eksotik Nan Cantik dari Pulau Nugini

LENSAPENA | Buat pencinta reptil, sepertinya belum komplit jika tidak mengoleksikan satwa yang satu ini, yaitu biawak salvadori atau varanus salvadori.

Jenis kadal raksasa ini juga dikenal dengan sebutan biawak Papua, atau biawak buaya alias artelia. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa biawak Papua ini berasal dari Pulau Nugini. Biawak ini dapat ditemui di rawa-rawa mangrove, dan hutan hujan pantai di bagian tenggara pulau tersebut.

Ada rumor yang menyebutkan bahwa biawak Papua dapat tumbuh sekitar 4.75 meter, yang membuatnya menjadi kadal terpanjang di dunia. Tetapi catatan terpanjang hanya 2.44 meter.

Salah seorang pencinta reptil di Kompleks Mekar Asri II, Panongan, Kabupaten Tangerang, Bowo mengatakan bahwa jika di alam liar, biawak Papua ini hampir 80 persen hidupnya berada di atas pohon. Buaya Papua juga termasuk reptil pemakan segala. Jadi tidak heran, jika masih hidup di alam liar, gigitannya cukup membahayakan, karena air liurnya mengandung banyak bakteri dari makanan yang ia makan.

Biawak salvadori atau varanus salvadori alias biawak Papua.

Namun jika sudah hidup dalam penangkaran atau menjadi piaraan para kolektor satwa reptil, gigitannya tidak begiti membahayakan, karena pola makannya tidak sembarangan alias sudah diatur.

Di tangan Bowo, biawak Papua atau biawak buaya sepanjang kurang lebih satu setengah meter ini, diberi makan kepala ayam. Dalam satu minggu Bowo harus memberi makan antara 5 hingga 6 kepala ayam berukuran besar.

“Kalau di alam liar, cenderung berbisa, karena makan sembarangan. Dari makanan itu menimbulkan banyak bakteri di mulut dan liurnya. Tapi kalau sudah begini (menjari piaraan-red), aman,” ujar Bowo kepada lensapena.id, Minggu 20 September 2020.

Sebelumnya, kata Bowo, biawak Papua ini masuk dalam hewan langka kategori Appendix 2, yaitu hewan yang dilindungi di alamnya. Namun karena saat ini populasi di alamnya cukup banyak, sudah tidak lagi masuk dalam Appendix 2. Pun demikian, kata Bowo, harus tetap dijaga kelestariannya.

Keunikan biawak Papua ini adalah pada warnanya eksotik dengan bintik putih agak kecoklatan menyerupai batik, ekornya bulat, dan cenderung bentuknya memanjang. Biawak jenis ini juga banyak diburu sebagai koleksi para pencinta reptil.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE