oleh

Biaya PCR di Rumah Sakit Mahal? Begini Pernyataan DPR!

LENSAPENA | Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo menyebut harga sekali pemeriksaan spesimen polymerase atau chain reaction (PCR) tidak lebih dari Rp 500 ribu. Hal ini disampaikan dalam rapat Komisi VIII DPR di Senayan pada Rabu 03 September lalu.

“Ada rumah sakit yang mematok harga tes PCR swab sampai di atas Rp 2,5 juta. Padahal harga rutin atau harga yang bisa kita lihat sebenarnya tidak akan lebih dari Rp500 ribu per-unit atau per-sekali pemeriksaan spesimen,” ujar Doni Munardo.

Melihat adanya rumah sakit yang mematok biaya PCR hingga jutaan tgersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah dalam hal ini Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional turun tangan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Tes merupakan hal yang sangat urgen bagi masyarakat dan kalau harganya masih terlalu mahal, menurut Ketua BNPB, seharusnya Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bisa segera merespon hal tersebut,” kata Dasco kepada wartawan.

Legislator Fraksi Gerindra itu menyarankan, sebaiknya ada patokan harga yang ditentukan. Harga yang dipatok itu, menurutnya, tidak boleh membebani masyarakat.

“Sehingga kemahalan-kemahalan PCR atau perbedaan harga-harga PCR itu bisa disamakan, atau minimal ada patokan harga, karena region yang dipakai mungkin berbeda sehingga masyarakat yang akan melakukan tes PCR juga tidak terbebani secara berlebihan,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE