oleh

Bisnis Olahan Bandeng, Pria Ini Raup Omset Belasan Juta Perbulan

LENSAPENA | Ikan bandeng (Chanos chanos) adalah jenis ikan pelagis yang secara umum bersifat sebagai pemakan plankton. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam suku Chanidae (bersama enam genus tambahan yang dilaporkan pernah ada namun sudah punah)

Ikan bandeng juga termasuk perenang cepat, terutama jika berada di laut terbuka. Seluruh permukaan tubuh ikan bandeng tertutup oleh sisik yang bertipe lingkaran yang berwarna keperakan.

Dalam 100 gram ikan bandeng terkandung 20 gram protein, juga terdapat lemak sebanyak 4,8 gram, serta energi sekitar 123 kalori.

Menariknya lagi, segudang nutrisi lainnya pun turut melengkapi kandungan ikan bandeng, seperti: kalsium: 20 miligram (mg), fosfor: 150 mg, zat besi: 2 mg, natrium: 67 mg, kalium: 271,1 mg, vitamin A: 45 mikrogram (mcg), vitamin B1: 0,05 mg, vitamin B2: 0,2 mg

Nah, bicara soal ikan bandeng yang kaya nutrisi serta kandungan vitamin yang bermanfaat, ternyata juga memiliki rasa yang lezat dan bisa dijadikan berbagai olahan kuliner. Hasilnya pun, cukup menggiurkan.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu pelaku UMKM di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Liman Suryawijaya, yang menggeluti bisnis ikan bandeng cabut tulang.

Berawal dari resep sang nenek, sejak dua tahun lalu, Liman mampu mengolah 250 ekor bandeng setiap minggunya. Ia pun sukses meraup omset hingga Rp16 juta setiap bulannya.

Liman Suryawijaya mengungkapkan, menjadi pebisnis ikan bandeng bukan hal yang mudah. Proses pengolahan yang rumit dan panjang, sering membuat dirinya ingin berhenti atau menyerah. Namun, dengan tekad yang bulat, ia terus belajar dan berusaha membuat bisnis ikan bandeng cabut tulang miliknya terus eksis dipasaran dengan kualitas yang tak ada tandingannya.

“Ini bukan bisnis yang mudah, proses pengolahannya panjang, membuat orang banyak malas mencobanya. Tapi, disaat saya tau banyak orang tak mau bisnis ini, disitu saya semakin semangat mengembangkan bisnis ini. Walau masih rumahan, alhamdulillah saya sudah punya dua pegawai yang membantu proses produksi setiap harinya,” ungkap Liman.

Lanjutnya, produk ikan bandeng tanpa tulang miliknya memiliki citarasa yang kental akan rempah-rempahan, tanpa msg dan tanpa bahan pengawet, yang mampu membuat ketagihan setiap konsumennya.

“Dengan kualitas bandeng yang bagus dan benar-benar tanpa tulang, Bandeng Benteng Cabut Tulang ini saya bandrol mulai dari Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per dusnya, tergantung berat dari masing-masing ikannya,” katanya.

Liman juga terus berinovasi. Seperti mengolah dan memproduksi abon bandeng yang kering, halus dan gurih dengan beberapa varian rasa. Kini, abon bandeng miliknya sedang banyak diburu masyarakat, tak terkecuali para wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh dari Kota Tangerang.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE