oleh

Kongres Pertama Digelar, Ketum PADI: Kita Utamakan Musyawarah

LENSAPENA | Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) menggelar rapat kerja (Kongres) dengan dihadiri anggota dan perwakilan peserta. Kegiatan yang bertemakan Mencetak Generasi Muda, Profesi Advokat Betawi yang Bermartabat dan Berilmu tersebut diadakan di Kantor DPP PADI di bilangan Joglo Kembangan Jakarta Barat, Senin 31 Agustus 2020 malam.

Ketua Umum PADI, M Kurnia Ahyat menjelaskan, dalam Kongres ini diputuskan untuk segera melaksanakan sosialisasi beberapa hal penegakan hukum yang dialami oleh masyarakat.

Salah satu program unggulan dari PADI sendiri yaitu dengan penyuluhan sekaligus pendampingan hukum dan akan turun ke masyarakat.

“Kita lebih mengedepankan musyawarah,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam kongres ini juga berharap pemerintah untuk lebih memperbaiki pembangunan hukum dan penegakan hukum di Indonesia.

“Kita berharap melalui kongres ini, muncul orang-orang yang mampu menyuarakan suara organisasi ini sebagai organisasi advokat atau pengacara. Kami berharap pemerintah melakukan perbaikan di bidang pembangunan hukum dan penegakan hukum. Dengan kongres ini kami berharap PADI juga bisa bersinergi untuk bisa berkontribusi dalam perbaikan penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPP PADI, Muhammad Savic Muhayat SH mengatakan, PADI sebagai Organisasi Profesi Advokat akan selalu memperjuangkan tegaknya hukum, keadilan dan kebenaran serta memperjuangkan hak dan kepentingan Advokat dalam melaksanakan tugas profesinya sebagai Advokat.

“Dalam situasi sekarang ini, PADI bertekad untuk dapat meningkatkan integritas moral dan profesionalisme bagi anggotanya sehingga diharapkan Advokat PADI merupakan Advokat yang berintegritas tinggi yaitu Advokat yang tunduk kepada Kode Etik Advokat indonesia,” tutur Savic

Untuk itu, lanjut Savic, PADI bertekad untuk mempersatukan seluruh Advokat di Indonesia, sehingga diharapkan dengan bersatunya Advokat Indonesia, maka akan menjadi satu kekuatan besar di Indonesia dalam upaya menegakkan hukum dan keadilan

“Diharapkan, Advokat PADI bersama dengan seluruh Advokat di Indonesia mempunyai komitmen yang sama untuk memberantas praktek mafia peradilan di Indonesia,” lanjut dia.

Sementara, Sekjend PADI, Ade Manansyah SH MH menjelaskan, PADI senantiasa akan menjadikan anggotanya sebagai Advokat Pejuang. Artinya, Advokat PADI harus rela berjuang tenaga tanpa pamrih agar keadilan di Indonesia ini benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Mengingat profesi Advokat adalah profesi yang mulia dan terhormat (official nobile), maka diharapkan bagi setiap Advokat PADI untuk senantiasa menerapkan prinsip officium mobile pada saat menjalankan profesinya sebagai Advokat.

“Tugas mulia yang juga harus dilakukan oleh Advokat PADI adalah memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang tidak mampu, dengan melibatkan daripada kegiatan Divisi Hukum dan Hak Asasi Manusia yang didirikan oleh Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang di seluruh kantor perwakilan di Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) didirikan di Jakarta 28 Oktober 2016. Sejak berdirinya telah dinyatakan sebagai Organisasi lebih kepada Profesi Advokat dan Organisasi Perjuangan.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE