oleh

Langgar PSBB? Sekda Perintahkan Satpol PP Tutup Tempat Hiburan

LENSAPENA | Pengetatan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang akan diberlakukan pekan depan. Pun demikian, bukan berarti Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten No 443/Kep.209-Huk/2020, yaitu tentang PSBB yang saat ini sedang berjalan dianggap enteng, terutama bagi para pengusaha hiburan seperti tempat Spa dan panti pijat, karaoke atau tempat hiburan malam lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, pihaknya tidak akan mentolelir pengusaha hiburan yang membandel dan tetap buka di tengah pandemi COVID-19. Rudi mengaku, pihaknya akan memerintahkan tim Satgas COVID-19 dan Satpol PP untuk melakukan operasi dan menindak tegas pelaku usaha hiburan yang masih kucing-kucingan buka di tengah pandemi virus yang sudah mewabah di lebih dari 200 negara di dunia tersebut.

“Sampai saat ini kita belum mengizinkan tempat-tempat hiburan buka selama masa pandemi. Kita akan turunkan Gugus Tugas COVID-19 dan Satpol PP untuk menertibkan,” tegas pria yang akrab dipanggil Rudi Maesyal tersebut..

Terpisah, Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang, Muhidin Kodir, meminta para pengusaha hiburan untuk tunduk dan patuh terhadap aturan pemerintah. Apalagi dimasa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, pelaku pengusaha hiburan harus tutup.

“Sejatinya pengusaha hiburan turun empaty dengan terjadinya pandemi COVID-19, untuk turut andil memutus mata rantai COVID-19 bersama pemerintah. Salah satunya dengan patuh pada PSBB yang dikeluarkan pemerintah,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah panti pijat atau Spa dan karaoke di Kawasan Gading Serpong masih nekat buka. Padahal jelas dalam aturan PSBB, seluruh aktivitas berkumpul dibatasi, terutama tempat-tempat hiburan, semua wajib tutup.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE