oleh

“Merawat Ingatan” Jadi Pemenang dalam Lomba Film Pendek PFN

LENSAPENA | Lomba Film Pendek dalam rangkat 75 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Perum Produksi Film Negara (PFN) menjaring empat pemenang. Empat pemenang ini diambil dari empat kategori, yaitu kategori pilihan publik, film sinematografi terbaik, film dengan cerita dan skenario terbaik, dan film terbaik.

Untuk pemenang film pilihan publik dimenangkan oleh Aulia Asad Aroma dengan “Tiang Bendera”, film sinematografi terbaik dimenangkan oleh Nazri Fahmi Sitompul dengan “Merawat Ingatan”, film dengan cerita dan skenario terbaik dimenangkan oleh M. Rizal Hanun dengan “Bunga untuk Pejuang”, dan film terbaik kembali diraih oleh Nazri Fahmi Sitompul dengan “Merawat Ingatan”.

Judith J. Dipodiputro selaku Direktur Utama PFN, dalam malam penganugerahan Lomba Film Pendek yang diselenggarakan secara virtual, Kamis 10 September 2020 malam, menjelaskan, ada 52 judul dengan tema “Nasionalisme” dan 23 film berhasil masuk sebagai finalis yang dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari Ricky Joseph Pesik, Rosarita Niken Widiastuti, Judith J. Dipodiputro, Eugene Panji dan Irfan Ramli.

“Dari seluruh peserta menghasilkan film yang sangat dahsyat, generasi ke depan masih kok ada rasa nasionalismenya dan ini bisa jadi pengingat bahwa nasionalisme masih ada di jiwa semua,” ujar Judith J. Dipodiputro.

Nazri Fahmi Sitompul, peraih film terbaik dalam lomba film pendek tersebut mengatakan, “Merawat Ingatan” diambil dari cerita pengalaman salah satu sosok keturunan veteran.

“Di sini ingin menceritakan bahwa apa sih makna dari 17 Agustus bagi setiap orang dan kami ingin mengangkat dari sisi makna dari kemerdekaan itu sendiri yaitu dari mbah, janda seorang veteran,” kata Nazri Fahmi Sitompul.

Ricky Joseph Pesik selaku ketua dewan juri mengatakan bahwa umum semua film pendek yang masuk memiliki kualitas yang bagus. Dalam penentuan pemenang pun dewan juri melakukan diskusi yang sangat alot sebab pilihan cerita yang ditawarkan sangat beragam dan menarik.

“Saya lihat kemampuan teman-teman peserta 23 finalis secara umum semuanya punya potensi untuk berkembang ke depan, jadi untuk malam ini yang tidak terpilih jangan khawatir. Jalan kalian masih panjang dan untuk kalian yang bisa memenangkan malam ini semua menjadi titik tolak untuk berkembang lebih jauh,” kata Ricky.

Lompa Film Pendek yang diselenggarakan oleh PFN ini pun mendapat dukungan dari Direktur Utama LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat. Menurutnya, apa yang disampaikan oleh para peserta lomba mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme khususnya di kalangan anak muda.

“Saya begitu kagum dan juga begitu tua karena teman-teman, adik-adik ini bisa menghayati jiwa nasionalisme yang bahkan orangtua saja udah lupa. Saya enggak ada masukan, hanya kekaguman, ini adalah karya seni dan dalam seni enggak ada yang menang dan kalah, kebetulan harus dipilih. Selamat untuk semua peserta dan luar biasa untuk PFN atas inisiatifnya yang bergerak diam-diam menghasilkan ini untuk kita semua,” paparnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE