oleh

PSBB Berlaku di Delapan Kota dan Kabupaten se-Provinsi Banten

LENSAPENA | Angka kasus COVID-19 di wilayah Provinsi Banten naik. Enam daearah yang tadinya berada di zona hijau dalam penyebaran virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut, naik menjadi zona orange. Sedangkan dua daerah, yaitu Kabupaten dan Kota Tangerang bergeser ke zona merah.

Dalam rangka percepatan penanganan penanganan virus yang hingga saat ini belum ditemukan faksin dan obatnya secara pasti ini, Gubernur Banten Wahidin Halim mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten No 443/Kep.209-Huk/2020 tentang penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. Aturan PSBB tersebut berlaku di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, sejak tanggal ditetapkan yakni 6 September 2020 hingga 14 hari ke depan.

“Tidak ada rapat evaluasi PSBB tahap 10 atau perpanjangan PSBB ke 9 di Banten. PSBB segera diperpanjang dan sekarang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten,” ujar Wahidin Halim.

Penetapan PSPB sebagaimana dimaksud pada diktum ke satu dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari sejak tanggal 7 September 2020 sampai dengan tanggal 20 September 2020. Selanjutnya, PSBB dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.

Pada poin tiga keputusan tersebut, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten wajib melaksanakan PSBB sebagaimana dimaksud pada diktum ke satu sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Adapun waktu penetapan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud pada diktum ketiga ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota. Dan, mulai 7 September 2020 PSBB di seluruh kabupaten/kota di wilayah Banten mulai diberlakukan.

Seperti diketahui jika Zona Risiko COVID-19 ditandai dengan indikator 0 – 1.8 masuk dalam Zona Merah dengan Risiko Tinggi, 1.9 – 2.4 merupakan Zona Orange Risiko Sedang, Angka 2,5 – 3,0 Zona Kuning Risiko Rendah serta Zona Hijau yang merupakan zona tidak terdampak dan tidak tercatat kasus COVID-19 positif.

Terkait naiknya angka kasus COVID-19 tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuka kembali rumah singgah karantinya pasien COVID-19 Griya Anabatic. Berdasarkan hasil rapat rencana pembukaan Griya Anabatic Jili II ini, mulai Senin depan ditargetkan sudah bisa beroperasi.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE