oleh

Top Markotop! Residivis Curanmor di Tambora Dibekuk Polisi

LENSAPENA | Seorang pria berinisial BR ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat lantaran melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Petak Serani III Tanah Sereal Tambora Jakarta Barat pada Senin 21 September 2020 kemarin.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol M Faruk Rozi mengatakan, tersangka bernama BR mencuri sepeda motor milik Agus Haryanto yang tengah terparkir.

“Kejadiannya hari Minggu tanggal 20 September 2020 sekira Jam 20.00 WIB. Ketika itu korban memarkir sepeda motor miliknya dalam keadaan terkunci ganda,” kata Faruk, Sabtu 26 September 2020.

Karena lelah setelah seharian bekerja, korban masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Keesokan harinya sekira Jam 07.30 WIB saat hendak digunakan berangkat kerja, ternyata sepeda motor sudah hilang.

“Mengetahui kejadian tersebut pelapor berusaha mencari dan mengecek rekaman CCTV dari rumah warga sekitar dan dari hasil rekaman CCTV terlihat pelaku yang sedang naiki sepeda motor lalu membawanya keluar gang,” tegas dia.

Dari hasil melihat CCTV, ternyata korban kenal dengan wajah pelaku tersebut dan memberikan ciri-ciri pelaku kepada Tim Opsnal. Usai melaporkan kejadian ini, Tim pun bergerak dengan cepat mencari keberadaan pelaku.

“Pada hari Selasa 22 September 2020 sekira jam 14.30 WIB,Tim Buser yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Suparmin didampingi Panit Reskrim Ipda Gusti Ngurah Astawa mendapatkan informasi dari warga mengenai keberadaan pelaku,” terang dia.

Tidak mau kehilangan jejak pelaku, lanjutnya, Tim mendatangi lokasi keberadaan pelaku dan melihat pelaku dengan ciri-ciri yang sama berada tidak jauh dari pos RW 05 dan Tim Opsnal dibantu warga langsung menangkapnya.

“Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mako Polsek Tambora untuk guna pengusutan lebih lanjut,” tandas Faruk.

Dari hasil keterangan, tersangka ini ternyata residivis dalam kasus yang sama. Ia pernah ditangkap 2 kali di Polsek Tambora pada tahun 2017 kasus pencurian HP dan tahun 2019 kasus jambret HP dan baru keluar di bulan Maret 2020 kemarin.

“Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tutup dia.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE