oleh

Di Tengah COVID-19, HUT Kabupaten Tangerang ke-388 Digelar Sederhana

LENSAPENA | Peringatan Hari Jadi ke-388 Kabupaten Tangerang yang jatuh pada hari Selasa 13 Oktober 2020 digelar secara sederhana. Hal ini mengingat daerah berjuluk kota seribu pabrik tersebut masih berkonsentrasi memerangi COVID-19 yang kian hari kasusnya semakin bertambah.

Kegiatan yang dihelat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang tersebut, diikuti juga oleh seluruh OPD, kecamatan dan masyarakat melalui virtual.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, “Sejarah Baru Semangat Baru Melawan COVID-19” menjadi tema dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang Ke-388 Tahun.

“Hari ini kita merayakan hari jadi Kabupaten Tangerang yang ke 388 tahun secara sederhana, tidak ada agenda perayaan seperti tahun yang lalu, hanya Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, dan penyerahan secara simbolis bantuan penanganan dampak ekonomi bagi wirausahawan dan karyawan yang terkena PHK,” kata Ahmed Zaki Iskandar.

Dikatakan pula, pada tanggal 13 Oktober 1632 adalah hari dimana tiga bangsawan Banten yaitu Arya Wangsakara, Arya Jaya Sentika, Arya Yudha Negara dilantik oleh Kesultanan Banten untuk memimpin wilayah Tangerang. Ketiganya pertama kali menempati wilayah yang sekarang disebut Tigaraksa, yang menjadi awal mula berdirinya Kabupaten Tangerang.

“Maka 13 Oktober 1632 ditetapkan sebagai hari lahirnya Kabupaten Tangerang. Kita sudah satu tahun dalam melakukan sosialisasi Perda terhadap hari jadi Kabupaten Tangerang yang baru ini,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Zaki juga mengucapkan terimakasih atas dukungan, motivasi, kerjasama serta peran masyarakat dalam pembangunan dan mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

“Dengan semangat kita bersama yakni One Team, One Spirit, One Goal, saya merasa yakin Kabupaten Tangerang akan terus mampu untuk membuktikan komitmen nyata. Berbagai prestasi penyelenggaraan pemerintahan, Kabupaten Tangerang saat ini patut untuk disyukuri, masih bisa kami pertahankan dan berhasil dicapai di tahun ini,” paparnya.

Dikatakan pula, Kabupaten Tangerang kembali mendapatkan penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) ke-12 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan RI dan penghargaan TOP BUMD Strategi Business Continuty BUMD di Era New Normal. Kemudian, belum lama ini Kabupaten Tangerang juga telah berhasil meraih peringkat ke-3 Nasional dan peringkat ke-1 tingkat Provinsi Banten sebagai daerah yang siap dalam Rencana Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabupaten Tangerang juga telah berhasil meraih predikat Indeks Kapasitas Fiskal Daerah tertinggi dengan point 7.509 dari Kementerian Keuangan, dan masih banyak lagi. Menurut Zaki, hal itu juga tentunya berkat kerjasama yang baik dari seluruh jajaran eksekutif dan legislatif, para stakeholder serta mitra kerja pemerintah daerah dalam mewujudkan dan meningkatkan kualitas kinerja Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Saya Berharap prestasi-prestasi ini dapat terus dipertahankan, dan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya, Aamiin,” harap Zaki.

Gubernur Banten H. Wahidin Halim mengucapkan, Dirgahayu Kabupaten Tangerang yang ke-388. Dengan harapan, Kabupaten Tangerangb semakin jaya dalam mensejahterakan rakyat. Menurutnya, hari jadi Kabupaten Tangerang kali ini adalah semangat yang diwariskan oleh para pahlawan untuk generasi muda.

“Kita harus terus menjalin kerjasama dari Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang dalam menghadapi COVID-19. Karena dalam menghadapi COVID-19 ini kita harus saling menolong dan bergotong royong, untuk itu kita harus hadir dalam melindungi rakyat,” kata Wahidin.

Pria yang akrab dipanggil WH ini juga memberikan dukungan sepenuhnya untuk keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Tangerang serta memberikan penghargaan yang tinggi dalam memberikan fasilitas untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

“Semakin cepat kita menangani COVID-19 semakin cepat juga ekonomi kita bisa kembali lulih,” tandasnya.

Sementara itu, Kholid Ismail selaku Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, mengatakan, penetapan tanggal dan tahun hari jadi yang semula diperingati setiap tanggal 27 Desember dan berubah menjadi tanggal 13 Oktober itu, telah dilakukan persetujuan bersama antara DPRD dan bupati melalui Tapat Paripurna DPRD pada Rabu 31 Juli 2019 lal.

Perubahan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ini juga, kata Kholid, telah disetujui oleh Gubernur Banten, yang disyahkan tanggal 02 Januari 2020 dengan Perda Nomor 02 Tahun 2020.

“Semoga diusia ke-388 visi Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera ini diwujudkan secara bersama-sama dengan semangat one team, one spirit, one goal,” ucapnya

Kholid juga mengajak dan mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk berkompeten dalam bekerja dan berdoa bersama untuk membangun Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE