oleh

Ditemui Pedagang Keliling, Begini Tanggapan Bupati Tangerang

LENSAPENA | Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima audiensi perwakilan Ikatan Pedagang Keliling Banten Kabupaten Tangerang di Ruang Rapat Solear Lantai 4 Gedung Setda, Kabupaten Tangerang, Kamis 22 Oktober 2020.

Dalam pertemuan itu, perwakilan pedagang keliling, yang diantaranya berdagang di kawasan Puspemkab Tangerang pada saat hari Minggu, menyampaikan aspirasi tentang keluhannya di masa pandemi COVID-19 kepada orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut.

“Saya bersama teman-teman ke sini meminta kepada Pak Bupati agar pelaksanaan PSBB jangan diperketat agar kami bisa berdagang kembali,” ujar Takin selaku Ketua Ikatan Pedagang Keliling Banten Kabupaten Tangerang.

Menangapi hal ini, Bupati Tangerang mengaku menampung aspirasi dari para pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidupnya dari berjualan keliling tersebut. Namun, menurut Zaki, kawasan Puspemkab di Tigaraksa sudah sejak kemarin dibatasi, hal ini dilakukan agar tidak ada penularan di kawasan Puspemkab sehingga tidak terjadi klaster baru penularan virus asal Wuhan-Tiongkok tersebut.

“Meski Kabupaten Tangerang memasuki zona orange kita harus tetap waspada,” ucapnya

Zaki juga mengatakan, untuk wilayah kecamatan yang masih berada dalam zona merah tidak diperbolehkan adanya aktivitas seperti pasar kaget, pasar malem dan pasar tumpah yang bisa menimbulkan kerumunan

“Untuk wilayah kecamatan yang berada di zona hijau kita perbolehkan, namun dalam pelaksanaannya wajib melakukan protokol mesehatan ketat,” katanya.

Selain itu, kata Zaki, meski diperbolehkan, para pedagang harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Dan, untuk pasar malam wajib tutup pukul 20:00 WIB.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE