oleh

Warga Mekar Bakti Ini Positif COVID-19, Korban Karyawan PT. KMK

LENSAPENA | Lagi, dua warga di wilayah Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang dinyatakan positif COVID-19. Camat Panongan, Rudi Lesmana, mengatakan bahwa korban OTG, dan salah satunya dari klaster pabrik sepatu, PT. KMK.

“Di-swab test pada tanggal 16 Oktober 2020 kemarin, tapi baru hari ini hasilnya keluar, dan positif,” ujar Rudi Lesmana saat menyambangi salah satu rumah korban COVID-19 pada Kamis 22 Oktober 2020 malam.

Rudi Lesmana yang didampingi Lurah Mekar Bakti H. Mansur, mengatakan, pihaknya menyarankan agar korban diisolasi di rumah karantina COVID-19 Hotel Yasmin. Karena menurut Rudi, apabila isolasi mandiri di rumah, akan berisiko pada anggota kelurga seperti anak-anak dan suaminya.

“Kita sarankan untuk isolasi di Hotel Yasmin,” katanya.

Rudi juga mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Panongan untuk melakukan rapid test kepada keluarga korban, serta warga di lingkungannya yang berinteraksi langsung dengan korban.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Puskesmas, besok keluarganya akan di-rapid test, tidak hanya keluarganya tapi tetangga atau kerabatnya yang telah bersentuhan atau berinteraksi dengan korban. Tidak hanya rapid test, tapi juga sweb test nantinya,” tandasnya.

Langkah awal yang sudah dilakukan oleh pihak kecamatan dan kelurahan, menurut Rudi, selain berkoordinsi dengan Gugut Tugas di tingkat Kabupaten Tangerang dan Puskesmas, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sambako untuk kebutuhan makan salama korban masih karantina mandiri, serta masker.

Melihat semakin banyaknya kasus COVID-19 di wilayah tersebut, Rudi juga mengimbau warganya untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan, yaitu melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), dan menghindari kerumunan.

Diberitakan sebelumnya, saat aksi unjuk rasa buruh menolak Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja pada 06 Oktober 2020 lalu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebut bahwa sebanyak 90 buruh PT. KMK yang ikut aksi tersebut di-rapid test oleh Dinas Kesehatan. Dari jumlah tersebut, hasilnya ada 13 yang reaktif.

“90 kita rapid tes, dari 90 sampel kita mendapatkan hasilnya 13 orang reaktif,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya.

Dan, pada Rabu 07 Oktober 2020, di depan PT. KMK Cikupa ada sekitar 150 orang yang melakukan unjuk rasa kembali di-rapid test. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang kemudian dites kembali dan ditemukan satu orang yang reaktif.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE