oleh

84 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi Aman Nusa II Polda Banten

LENSAPENA | Sebanyak 84 orang pelanggar protokol kesehatan (Prokes) terjaring dalam Operasi Yustisi Aman Nusa II yang digelar Polda Banten bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Jumat 20 November 2020. Dari 84 pelanggar protokol kesehatan ini, sebanyak 56 orang mendapatkan teguran lisan, dan 28 orang dengan teguran sosial.

Satpol PP DKI Minta Baliho Serampangan Rusak Pemandangan Diturunkan

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan, Operasi Yustisi Aman Nusa II Kalimaya 2020 tersebut merupakan bentuk penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Operasi Yustisi ini dilakukan oleh 58 personel gabungan yang terdiri dari Polri 17 personel, TNI 6 personel, Satpol PP 24 personel, Dishub 7 personel, dan relawan 4 personel.

Top Markotop! Nama Ngadino Saingi Tujuh Tokoh dalam Polling Cawalkot Tangerang

“Hari ini kita Satgas Aman Nusa II Kalimaya melaksanakan Operasi Yustisi di Pasar Badak Pandeglang, dimana tujuan dari operasi ini untuk memberikan teguran sosial bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan Operasi Yustisi ini merupakan bentuk penegakkan hukum,” ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi menambahkan, bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan diberikan hukuman berupa sanksi sosial.

Depan Pabrik Torabika Kebanjiran, Macet dan Banyak Motor Mogok

“Dalam Operasi Yustisi hari ini, kami memberikan sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” tambah Edy Sumardi.

Dikatakan pula, masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, diberi himbauan dan penjelasan bahwa virus ini sangat berbahaya, dan penularannya sangat cepat.

Sosialisasi 4 Pilar, Ananta Ungkap Sejarah “Geger Pecinan” dan Pentingnya Menjaga NKRI

“Semoga dengan kita memberikan himbauan kepada masyarakat semakin sadar untuk mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Edy Sumardi.

Edy Sumardi berharap dengan Operasi Yustisi tersebut dapat mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah hukum Polda Banten.

“Saya berharap melalui Operasi Yustisi ini dapat mencegah penyebaran COVID-19, dan dari Operasi Yustisi ini juga dapat mendisplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE