oleh

Di Tengah Pandemi Aglaonema Mendadak Viral dan Harganya Selangit

LENSAPENA | Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) hingga kini masih menjadi pandemi di Indonesia. Berbagai upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus asal Wuhan-Tiongkok itu pun terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan menerapkan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB), dimana masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan: mulai dari pemakaian masker, rajin cuci tangan, menghindari kegiatan berkerumun, hingga menjaga jarak (sosial distanching atau physical distanching).

Tanaman Hias digandrungi, Tukang Rak Pot Bunga Kebanjiran Order

Di tengah kondisi ini, masyarakat pun mulai mengalami titik jenuh. Karena aktivitas dibatasi, tidak dianjurkan sembarangan pergi tanpa ada keperluan mendesak, dan mending di rumah saja ketimbang tertular COVID-19.

Untuk menghilangkan kejenuhan itu, berbagai upaya pun dilakukan oleh masyarakat. Diantaranya adalah melakukan hal yang positif dengan menggeluti hobi baru. Salah satu kegiatan atau hobi baru yang digandrungi oleh masyarakat adalah bertanam tanaman hias atau bunga. Hobi baru ini pun tidak hanya digeluti masyarakat di dearah perkotaan, tapi sampai ke pelosok desa.

Polisi Kantongi Sumber dan Pembuat Video Syur 19 Detik Mirip Gisel

Nah, bicara soal hobi yang satu ini, ternyata tidak hanya membuat masyarakat lebih banyak di rumah merawat tanamannya, tapi juga mendatangkan rezeki bagi para penjual tanaman hias.

Penelusuran di salah satu tempat penjualan tanaman hias di sekitar Kawasan Citra Raya-Tangerang, salah satu tanaman hias yang paling banyak diburu adalah jenis Aglaonema. Harga Aglaonema pun saat ini sedang meroket, bisa tiga hingga sepuluh kali lipat dari harga sebelum tanaman ini banyak diburu pencinta tanaman hias.

Diwawancarai YouTuber Bupati Tangerang Beberkan Soal Ini

Aglaonema, sri rezeki, atau chinese evergreen merupakan tanaman hias dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.

Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (berkayu). Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xilem dan floem yang tersusun secara acak.

Kini berbagai macam Aglaonema hibrida pun telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan bermacam-macam warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE