oleh

Hadir di Rumah Budaya, Gatot Wibowo: Kebudayaan Menjadi Pemersatu

LENSAPENA | Seni dan Budaya merupakan kekayaan intelektual yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa seni atau karya seni dapat menjadi kebutuhan primer dan sekunder. Artinya, karya seni dapat menjadi penopang perekonomian masyarakat, sehingga seni menjadi kebutuhan hidup yang tidak dapat ditinggalkan.

Hal ini disampaikan Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang saat menghadiri launching, pembukaan Rumah atau Omah Budaya persembahan PT. Hutama Karya di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Minggu 1 November 2020.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyambut baik dibukanya Rumah Budaya tersebut. Karena dengan adanya Rumah Budaya yang digagas oleh Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis ini, telah membukakan pula ruang-ruang bagi para pelaku seni dalam berkarya, serta mengekspresikan karyanya. Terlebih di tengah masa pandemi COVID-19, di tempat ini pelaku seni bisa beredukasi dalam menampilkan karyanya dengan kebiasaan baru, dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kesenian ini juga bisa menjadi penopang ekonomi bagi pelakunya, serta memenuhi kebutuhan pokok atau primer. Dan, di Rumah Budaya ini bisa menjadi ruang alternatif para seniman dalam berkarya di masa pandemi. Tentu saja dengan beredukasi, yaitu dengan cara-cara yang aman untuk mengindari penyebaran COVID-19. Agar seniman juga bisa tetap berkarya dan berpenghasilan,” katanya.

Selain bisa menjadi sumber pendapatan secara ekonomi, menurut Bowo, seni dan budaya juga menjadi pemersatu dalam kehidupan masyarakat. Hal ini bisa dilihat dalam setiap berhelatan seni dan budaya, antusiasme masyarakat dan para pelaku sendiri bisa berkumpul dan berbaur dalam cipta rasa dan karsa.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE