oleh

Pengakuan Putra Wakil Wali Kota Tangerang dalam Sidang Lanjutan Kasus Narkoba

LENSAPENA | Pengadilan Negeri Tangerang kembali menggelar sidang lanjutan kasus kepemilikan narkotika yang menyeret putra Wakil Wali Kota Tangerang, Akmal Suhairin Jamil, Senin 9 November 2020.

Dalam sidang yang digelar secara virtual ini, Akmal mengaku bahwa dirinya telah menggunakan barang haram tersebut sejak tahun 2018. Namun sempat berhenti, yaitu pada 2019. Dan, kembali memakai tiga hari sebelum ia dicokok.

“Saya pakai sabu dari 2018 pakai sampai 2019 pertengahan abis itu berhenti. Terakhir pakai itu tiga hari sebelum saya ditangkap,” ungkap Akmal Suhairin Jamil.

Dalam 10 Bulan 108 Kasus Penyalahgunaan Obat-obatan Daftar G Diungkap Polisi

Akmal juga tidak menampik adanya percakapan melalui pesan WhatsApp terkait transaksi sabu seberat 1 gram tersebut. Menurutnya, dia membeli secara patungan dengan nilai paling besar, yaitu senilai Rp 800.000. Sedangkan terdakwa Dede dan Taufik masing-masing patungan Rp 400.000. Jadi, total pembelian 1 gram sabu tersebut senilai Rp1,6 juta.

“Janjiannya itu lewat chat buat patungan, dan sepakat buat dipakai di rumah Dede. Ya, Saya yang telpon duluan, buat mastiin mereka udah kumpul atau belum,” katanya.

Ungkap Video Mirip Gisel, Hotman Paris: Cukup Panggil Ibu-ibu di Pasar

Sementara itu, Kepala Seksi Batang Bukti Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang, Haerdin menjelaskan, JPU telah menghadirkan empat saksi dalam persidangan. Dalam sidang kali ini, kata Haerudin, terdakwa saling memberikan kesaksian kepada rekan mereka terkait keterlibatannya dalam barang narkotika jenis sabu yang ditemukan petugas saat penangkapan.

“Semuanya telah diperiksa dan menjelaskan kepada majelis hakim. Untuk minggu depan kita akan hadirkan saksi ahli terkait penggunaan narkotika yang mereka gunakan,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE