oleh

Subandi Musbah: Kemacetan Bitung Bisa Menghambat Geliat Perekonomian

LENSAPENA | Bitung, Kecamatan Curug, tepatnya di jalan keluar dan masuk pintu tol Bitung merupakan salah satu akses dan gerbang Kabupaten Tangerang. Namun, sayang, ketika masyarakat dari berbagai daerah keluar tol dan masuk ke wilayah berjuluk kota seribu pabrik ini, kerap dihadapkan dengan berbagai persoalan.

Resep dan Cara Memasak Kuliner Tengkleng Khas Solo

Diantaranya adalah kemacetan. Salah satu penyebabnya karena pengaturan lalu lintas di wilayah tersebut tidak maksimal. Ditambah, maraknya agen-agen bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang menjadikan tempat ini sebagai terminal bayangan.

Belum lagi lampu merah yang berjarak sekitar 500 meter dari kolong tol Bitung yang tidak difungsikan. Sehingga kendaraan yang melintas tidak bisa dikendalikan dengan baik. Sudah belasan tahun pula lampu merah ini dibiarkan mati.

Satpol PP Kabupaten Tangerang Bongkar Ratusan Baliho Tidak Berizin

Direktur Visi Nusantara (Vinus), Subandi Musbah menilai bahwa kondisi seperti ini akan berdampak terhadap perekonomian, terutama dalam sektor bisnis di daerah tersebut. Khususnya kawasan bisnis yang berada di wilayah tengah Kabupaten Tangerang seperti Curug, Cikupa, Panongan, dan sekitarnya.

Apalagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah membangun gerai UMKM, sebagai salah satu pusat produk usaha dan industri kecil di daerah tersebut. Sudah pasti, jika lalu lintas dan jalanan tidak bersahabat, tempat-tempat ini akan ditinggalkan oleh masyarakat. Mall, swalayan, supermarket, toserba, serta gerai UMKM dan sektor bisnis lainnya akan menjadi tidak berdaya, dan perkembangan bisnis akan menyusut.

Di Tengah Pandemi Aglaonema Mendadak Viral dan Harganya Selangit

“Untuk meningkatkan perekonomian rakyat, pertama jalur transportasi harus dibereskan. Untuk jangka menengah atau pendek setidaknya macet itu diurai. Mengurai macet itu tidak terlalu sulit, yang penting ada ketegasan. Titik-titik macet seperti di Bitung, Cikupa atau tempat lainnya, yang penting petugas melakukan kerja dengan benar,” ujar Subandi Musbah, Selasa 24 November 2020.

Terkait lampu merah, kata Subandi, harus diaktifkan kembali. Tidak kalah penting, menurut Subandi, untuk mengurai kemacetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang harus segera mengajukan ke pemerintah pusat untuk pembuatan “fly over” di Bitung.

Polisi Kantongi Sumber dan Pembuat Video Syur 19 Detik Mirip Gisel

“Pemerataan ekonomi di wilayah tengah, di barat kalau pengen cepat, harus ada fly over di situ (Bitung). Kalau diajukan dari sekarang dua tahun ini bisa di-acc, yang penting Pemkab Tangerang melakukan kajian dan mengajukan ke pusat,” katanya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE