oleh

Ternyata Ini Manfaat dan Bahayanya Kitolod atau Bunga Katarak

LENSAPENA | Indonesia memiliki kekayaan alam dan flora yang menakjubkan. Tidak sekadar indah dan menawan, tapi juga memiliki manfaat, terutama bagi kesehatan. Sebut saja daun kitolod, yang berasal dari pohon bunga katarak.

Kitolod sendiri merupakan tubuhan liar yang biasa ditemukan di rawa-rawa, semak-semak, pinggir jalan, dan tempat umum lainnya. Kitolod mempunyai tangkai bunga yang panjang. Mahkota pada bunganya berbentuk bintang berwarna putih bersih. Tanaman bernama Latin laurentina longiflora ini juga dikenal dengan nama Bintang Lima atau Kembang Jangar. Orang kerap menyebut kitolod sebagai kitolot atau bunga katarak.

BACA JUGA: Rayakan Malam Tahun Baru di Masa Pandemi dengan Cara Ini

Sesuai dengan namnya, bunga ini dipercaya bisa dijadikan sebagai obat mata, seperti gangguan mata seperti silinder, minus, plus dan katarak. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa daun ini mengandung politerol, alkaloid, flavanoid dan samponi.

Sedangkan bagian bunganya mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Alkaloid adalah zat yang sifatnya mampu menghambat laju pertumbuhan bakteri. Flavonoid berperan sebagai antioksidan dan antibakteri. Saponin sendiri merupakan zat yang dapat meningkatkan permeabilitas (kemampuan untuk meloloskan sejumlah partikel) membrane sehingga terjadi hemolisis atau pecah sel. Sedangkan tanin adalah antibakteri.

BACA JUGA: Seruput Kopi Suren dan Espresso Ala Saung Jati Coffe di Cikupa

Namun meskipun disebut-sebut memiliki sejumlah khasiat, harus berhati-hati, sebab tanaman yang satu ini ternyata juga menyimpan bahaya fatal.

Khasiat Bunga Kitolod

1. Kesehatan Mata

Bunga kitolod banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai penyembuh masalah kesehatan mata. Bunganya juga banyak dijual dalam bentuk tetes mata untuk menyembuhkan berbagai gangguan mata, seperti mata silindris, rabun dekat, rabun jauh, katarak, nyeri dan perih pada mata, dan iritasi.

Cara menggunakannya:

  • Ambil beberapa bunga kitolod hingga ke pangkal tangkai bunga.
  • Rendam bunga dalam air bersih selama beberapa menit.
  • Teteskan air dari ujung tangkai bunga ke mata sebanyak 2-3 tetes.

Namun demikian, manfaat bunga satu ini kerap diperdebatkan. Pasalnya banyak pula yang mengaku malah merasa makin sakit mata setelah menggunakan bunga kitolod.

BACA JUGA: Minyak Jelantah Masuk dalam Limbah B3, Ini Bahaya dan Solusi Mengatasinya

2. Meringankan Sakit Gigi

Kitolod dapat mengobati gejala-gejala yang biasanya terjadi saat sakit gigi, seperti sulit tidur, pusing dan nyeri. Caranya penggunaannya, tumbuk 2 lembar daun kitolod hingga halus dan letakkan ke dalam gigi berlubang.

Tapi, perlu diingat kalau cara ini hanya dapat sebagai penghilang rasa sakit saja. Untuk mengobatinya, kamu tetap harus ke dokter gigi.

3. Menyembuhkan Gejala Asma dan Radang Tenggorokan

Daun kitolod juga berkhasiat untuk menyebuhkan asma, radang tenggorokan dan bronchitis. Caranya, rebus 2-3 daun kitolod yang masih bersih. Kemudian saring dan minum air yang telah disaring, minum sebanyak dua kali dalam sehari.

4. Sebagai Antibiotik

Daun kitolod dapat berperan sebagai antibiotik alami untuk luka ringan seperti lecet atau robek.

Caranya dengan menumbuk dan membalurkannya pada luka dan sekitarnya. Cara ini tidak dianjutkan untuk luka berat seperti luka sobek yang dalam. Sebab, daun yang tertinggal di dalam luka bisa menyebabkan infeksi.

BACA JUGA: Geliat Pengrajin Gula Merah Kelapa Sawit di Desa Mekar Jaya

5. Dapat Sembuhkan Kanker

Daun Kitolod juga dipercaya dapat menyembuhkan kanker.

Caranya dengan merebus tiga lembar daun kitolod yang masih menempel di batangnya (hindari pangkal batang).

  • Rebus daun dalam lima gelas air bersih.
  • Biarkan menguap hingga hanya menyisakan satu gelas air saja.
  • Minum air ini satu kali sehari.

Karena rasanya tidak enak, air ini tidak harus langsung dihabiskan. Minum sedikit demi sedikit secara perlahan.

BACA JUGA: Soto Goceng di Tigaraksa Jadi “Ampiran” Goweser Berburu Sarapan

Bahaya Bunga Kitolod pada Mata

Meneteskan air rendaman kitolod ke mata secara berlebihan dapat mengakibatkan iritasi.
Jika terus diteteskan maka dapat mengakibatkan kebutaan.

Efek samping bunga kitolod dapat muncul akibat:

  • Penggunaan terus menerus dalam rentang waktu yang berdekatan
  • Tingkat kebersihan tanaman yang buruk
  • Kondisi kesehatan mata yang tidak bisa menerima zat kimiawi dalam bunga tersebut.

Bunga kitolod mengandung zat-zat kimiawi seperti alkaloid, saponin, flavonoid, dan felifenol yang memiliki efek samping jika terus-menerus diteteskan ke kornea mata.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE