oleh

Akhirnya, MUI Menerbitkan Fatwa untuk Vaksin Sinovac

LENSAPENA | Fatwa untuk Vaksin Sinovac oleh MUI dibacakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Halal Asrorun Niam Sholeh, Senin 11 Januari 2021. Hal ini tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021 tentang produk vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Science China dan PT Bio Farma.

BACA JUGA: KP Pelatuk Serahkan 53 Properti dan 14 Bagian Tubuh Korban

“Setelah menimbang dan seterusnya, mengingat ayat-ayat Alquran dan hadis Nabi dan juga kaidah-kaidah fiqih, yang berikutnya mempertimbangkan pandangan para ulama. Dan salah satu konsideran pentingnya adalah keputusan dari Badan POM yang telah memberikan persetujuan penggunaan pada masa darurat atau emergency use authorization. Serta jaminan keamanan kemudian mutu serta khasiatnya bagi vaksin COVID produksi Sinovac Life Science ini,” ungkap Asrorun Niam Sholeh.

BACA JUGA: Selain PSBB Ada Juga PPKM, Ini Penjelasan Kapolda Banten

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengaku bersyukur Fatwa MUI terhadap Vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Science China dan PT Bio Farma telah terbit, sehingga mempermudah proses distribusi kepada masyarakat yang sesuai rencana akan di distribusi pada tanggal 13 Januari 2021.

BACA JUGA: Gugatan Seratus Milyar Iham Bintang, Hakim Sarankan Berdamai

Lanjut Edy bahwa Periode 1 (Januari hingga April 2021) untuk sasaran penerima vaksin yaitu Tenaga Kesehatan, Asisten Tenaga Kesehatan, Tenaga Penunjang, dan Mahasiswa yang bekerja pada fasilitas kesehatan.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE