oleh

Pesawat SJ-182, KNKT: Mesin Masih Hidup Sebelum Membentur Air

LENSAPENA | Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) telah mengumpulkan data radar (ADS-B) dari Perum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia).

BACA JUGA: Hari Keempat Pencarian, Tim SAR Evakuasi 139 Kantong Jenazah

Secara lengkap data tersebut menjelaskan, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 mengudara pada pukul 14:36 WIB. Kemudian, pesawat terbang menuju arah barat laut dan pada pukul 14:40 WIB pesawat mencapai ketinggian 10.900 kaki.

Namun, selanjutnya pesawat menurun dan data terakhir pun menunjukkan SJ 182 berada pada ketinggian 250 kaki.

BACA JUGA: Tiga Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Kembali Teridentifikasi

Terekamnya data sampai dengan 250 kaki, mengindikasikan bahwa sistem pesawat masih berfungsi dan mampu mengirim data saat jatuh dari ketinggian.

Berdasarkan data tersebut, KNKT menduga bahwa mesin pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih hidup sebelum membentur air.

Data lain juga didapat KNKT dari KRI Rigel berupa sebaran puing-puing atau wreckage dengan besaran lebar 100 meter dan panjang 300-400 meter.

BACA JUGA: FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut

“Luas sebaran ini konsisten dengan dugaan pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air,” ujar Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) Soerjanto Tjahjono.

Dikatakan pula, temuan pesawat yang telah dikumpulkan Basarnas salah satunya adalah bagian mesin turbine disc dengan fan blade yang mengalami kerusakan.

BACA JUGA: Petugas Gabungan TNI AL Temukan Kotak Hitam Pesawat SJ-182

“Kerusakan pada fan blade menunjukkan bahwa kondisi mesin masih bekerja saat mengalami benturan. Hal ini sejalan dengan dugaan sistem pesawat masih berfungsi sampai dengan pesawat pada ketinggian 250 kaki,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu 09 Januari 2021 sore sekitar pukul 14:40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE