oleh

AMP: Persoalan di Papua dan Papua Barat Perlu Perhatian Serius

LENSAPENA | Sekjend Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Rajid Patiran, menilai, permasalahan yang terjadi di Papua dan Papua Barat perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurut Rajid, pemerintah, TNI dan Polri harus bisa melakukan semua pekerjaan-pekerjaan di daerah Papua dengan terukur, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

BACA JUGA: Obesitas dengan Pola Makan Tak Sehat Belum Pasti Terkena Biabetes?

Rajid juga mengatakan, saat ini pemerintah harus konsisten dalam hal pembangunan di daerah Papua dan Papua Barat. Hal tersebut, tentunya harus berjalan seirama dengan UU Otonomi Khusus Papua. Menurutnya, otonomi khusus merupakan solusi terbaik pembangunan Papua ke depan.

“Saya kira tidak ada cara lain, otonomi khusus adalah solusi terbaik untuk pembangunan Papua ke depan,” ucap Rajid, di Omah Cafe, Tangsel, Senin 8 Februari 2021.

Lebih lanjut, Rajid mendesak pemerintah dan DPR RI agar segera merevisi UU Otonomi Khusus Papua yang akan berakhir pada 2021. Pemerintah juga diminta untuk menyerap aspirasi masyarakat Papua dengan baik.

BACA JUGA: “Dang Miwang Niku Ading”, Bupati Pesibar: Mengangkat Martabat dan Adat Istiadat

“Tentu teman-teman Papua dan Papua Barat mendukung pemerintah untuk melaksanakam revisi Undang-undang itu dengan baik, supaya Undang-undang itu bisa bermanfaat baik untuk orang asli Papua dan semua yang hidup di tanah Papua,” pungkasnya.

Rajid juga mengecam segala bentuk penganiayaan yang dilakukan terhadap nya. Ia meminta kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

“Ketika perbedaan pendapat tidak diilhami maka mereka memilih untuk melakukan kekerasan kepada saya, dan saya meminta kepolisian untuk menangkap aktor dibalik orang yang menganiaya saya,” tegasnya.

BACA JUGA: Oseng-oseng Kikil Sederhana, Rasanya “Njotos dan Bikin Gobyos”

Adapun tujuan konferensi pers sebagai berikut:

1. Kami Aliansi Mahasiswa Papua mendukung Otsus Jilid II dilanjutkan untuk masa depan pendidikan di Papua.

2. Mengajak seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat untuk mengawal dana Otsus Jilid II tersalurkan dengan baik hingga dirasakan oleh seluruh Rakyat Papua.

3. Meminta pemerintah untuk memperbaiki regulasi penggunanaan dana Otsus Jilid II agar tidak disalah gunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan.

4. Sekalipun satu diantara kami ada yang teraniaya baik secara fisik atau pun moral tapi kami, Aliansi Mahasiswa Papua tetap NKRI dan mendukung Otsus Jilid II dilanjutkan.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE