oleh

“Dang Miwang Niku Ading”, Bupati Pesibar: Mengangkat Martabat dan Adat Istiadat

LENSAPENA | Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal, memberikan apresiasi atas diraihnya Penghargaan Sastra Rancage 2021 oleh sastrawan asal daerah itu, Elly Dharmanti. Lewat karya puisi bertajuk “Dang Miwang Niku Ading” itulah, Bupati menilai, Elly Dharmawanti telah menorehkan nama baik Kabupaten Pesibar di kancah Nasional melalui karya sastra.

Karena, melalui karya “Dang Miwang Niku Ading”, kata Agus, Elly Dharmawanti juga telah mengenalkan kearifan lokal, serta mengangkat budaya tradisional, yang merupakan kebanggan masyarakat Pesisir Barat.

BACA JUGA: Oseng-oseng Kikil Sederhana, Rasanya “Njotos dan Bikin Gobyos”

“Saya bangga dengan karya saudara Elly Dharmawanti, karena beliau masuk sebagai salah seorang, selain seniman, sastrawan, sastrawati, juga telah mengangkat harkat martabat, adat istiadat yang ada di Pesisir Barat,” ujar Agus Istiqlal dalam video yang diunggah di media sosial facebook milik Elly Dharmawanti.

Agus juga berharap, sebagai daerah pemekaran baru yang lahir dari rahim Kabupaten Lampung Barat itu, ada karya-karya sastra yang bisa menginspirasi dan mengingatkan warga atau masyarakat agar tidak lupa dengan jati diri sebagai manusia yang beradap, memiliki adat istiadat, tatanan hidup yang ada dari cipta, rasa dan karsa, serta agama. Sehingga, ini menjadi lahirnya hukum adat, yang tidak sekadar pengetahuan, tapi juga harus dilestarikan, dan menjadi pedoman hidup di masyarakat.

BACA JUGA: Kabasarnas Baru “Marsda TNI Hendri Alfiandi” Dilantik

“Sebab, tidak semua orang memiliki adat dan adab, sementara kita ini punya adat, punya adab, dan punya agama, digabungkan merupakan hukum adat yang luar biasa,” katanya.

Melalui pesan WhatsApp, kepada lensapena.id, Kamis 4 Februari 2021, Elly Dharmawanti, menjelaskan bahwa “Dang Miwang Niku Ading” adalah bahasa asli daerah Pesisir Barat Lampung. “Dang” artinya jangan, “Miwang adalah menangis, Niku memilik arti kamu, sedangkan Ading itu adik.

“Jangan menangis kamu adik, atau bisa juga, jangan menangis adik,” kata Elly Dharmawanti.

BACA JUGA: Diciduk Polisi, Pria Ini Mengaku Curi Kerbau Karena Ingin Beli Mobil Pick Up

Menurut Elly, karya puisi “Dang Miwang Niku Ading” sendiri, mengangkat tema tentang pesan seorang kakak kepada adiknya yang sedang patah hati ditinggal kekasi.

“Kebanyakan isi dan tema puisi dalam buku tersebut berisikan pesan sosial, tatakrama, adat istiadat, dalam kehidupan sehari hari warga Pesisir Barat,” ungkapnya.

Tertarik dengan tema-tema ini, kata Elly, selain karena mengandung nilai nilai yang tinggi, juga karena ada keprihatinan dan kekhawatiran melihat generasi sekarang yang mulai acuh terhadap budaya sendiri.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE