oleh

Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Pusat Penggemblengan Pemimpin Muda

LENSAPENA | Setelah diremajakan dan ditata kembali, Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang diresmikan, Sabtu 10 April 2021. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di bawah patung Bung Karno oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Selain Hasto, hadir dalam kegiatan tersebut beberapa tokoh nasional seperti Aria Bima selaku Kepala BKN DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus Anggota Komisi VI DPR RI, Yustinus Prastowo Stafsus Menteri Keuangan, Enny Sri Hartati Ekonom Senior Indef, Zuhairi Mizrawi Intelektual Muda Muslim, dan juga Clance Teddy, Sekjen DPP GMNI 2017-2019.

Hadir pula pengurus dari Organisasi Cipayung, seperti Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino, Sekjen DPP GMNI M Ageng Dendy Setiawan, Ketua Umum KMHDI, Ketua Umum LMND, PP GMKI, perwakilan PMII, perwakilan Hikmabudhi, Aktivis Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, serta puluhan masyarakat yang menjadi tamu undangan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat, seperti Swab PCR, menggunakan Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan penampilan sandra tari, Reog Ponorogo, serta beberapa kesenian persembahan dari para seniman yang bergiat di rumah atau omah budaya Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis.

Dalam kesempatan ini Hasto memberikan apresiasi atas kehadiran padepokan yang digagas oleh politisi PDI Perjuangan Ananta Wahana tersebut. Apalagi, kata Hasto, padepokan ini berada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga dapat langsung mempraktikkan tentang pentingnya mengorganisir rakyat, mendidik rakyat melalui pendekatan idologi serta kebudayaan.

“Ya, ini (Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis-red) menjadi pusat gemblengan bagi para pemimpin muda, dengan kesadaran yang sangat kuat terhadap sejarah peradaban Nusantara, sejarah kemerdekaan kita, kemudian membangun masa depan dengan mencetak kader-kader pemimpin. Kami juga sangat bergembira bahwa di sini sering dipakai oleh temen-temen dari Kelompok Cipayung, dari GMNI, HMI, PMII, GMKI dan sebagainya,” ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto berharap keberadaan Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis bisa menjadi tempat yang mampu mencetak kader Nasionalis, Pancasilais untuk kejayaan Indonesia.

“Mudah-mudahan Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis mewujudkan filosofi awal pembangunan sebagai tempat tinggal Semar yang banyak didatangi oleh para kesatria untuk belajar kebijaksanaan sebagai seorang pemimpin dari Semar,” katanya.

Ananta Wahana, selaku pangasuh padepokan menuturkan, kehadiran Hasto Kristiyanto menjadi kehormatan tersendiri. Sebab, sejak memasuki masa pandemi COVID-19, Padepokan Kabangsaan Karang Tumaritis sangat membatasi aktivitas kegiatan di dalamnya. Kegiatan-kegiatan di Padepokan tersebut, lanjutnya, dialihkan menjadi kegiatan gotong royong, seperti membantu warga sekitar yang mengalami kesulitan, seperti pembagian bantuan sosial (Bansos) sembako kepada masyarakat.

Dikatakan pula, sebenarnya Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis sudah berdiri sejak sepuluh tahun silam. Menurutnya, padepokan itu telah berhasil membuktikan diri bahwa keberadaannya menjadi tempat titik temu lintas generasi, kaum muda lintas aliran politik, serta lintas agama dan budaya. Terbukti, nama-nama tokoh yang menjadi pemeran utama di panggung politik nasional pernah singgah di padepokan tersebut.

“Sebut saja misalnya, Akbar Tandjung, (Alm) Bondan Gunawan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Antasari Azhar, hingga Ir Joko Widodo yang tak lain saat ini menjadi orang nomor satu di Republik Indonesia,” tandasnya.

Kedatangan Sekjen PDI Perjuangan di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis disambut tari pendet, tarian khas Bali.

Pada prosesnya, lanjut Ananta, Karang Tumaritis tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah bagi kaum muda dan masyarakat untuk menempa diri melalui kegiatan pelatihan-pelatihan kepemimpinan, kelas filsafat, seminar. Bahkan, tutur Ananta, beberapa komunitas seni budaya menjadikan Padepokan ini sebagai tempat untuk berlatih dan mengekspresikan diri mereka, termasuk belajar menjadi wirausaha baru tingkat IKM dan UMKM.

“Sepuluh tahun yang lalu, tempat yang sekarang menjadi Padepokan Kabangsaan Karang Tumaritis, dulunya merupakan hutan bambu yang dipenuhi oleh banyak ular. Kami menyulap lahan yang terhampar di tanah seluas 3000 meter persegi ini, menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk belajar, berdiskusi, atau bahkan untuk sekedar berkumpul saja,” terangnya.

Selain itu, kata Ananta, Padepokan Kabangsaan Karang Tumaritis, menyediakan ruang-ruang kelas untuk tempat belajar anak usia dini (PAUD, Red).

Tak hanya itu, tapi juga menjadi sekolah darurat bagi anak pengungsi dari daerah konflik di timur tengah, seperti Syiria, Irak, Afghanistan, maupun dari negara tetangga Vietnam.

“Semangat pendirian Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis tidak lepas dari cita-cita awal pendirian padepokan tersebut, agar menjadi Kebun Tempat Persemaian Kader-kader Nasionalis dan Pancasilais yang unggul,” tukasnya.

Untuk diketahui, pada peresmian itu BNI membagikan 500 paket sembako. Sementara itu BRI, membagikan sebanyak 300 paket sembako.

Ananta juga menyampaikan terimakasih kepada dua perusahaan perbankan plat merah tersebut. Sebab dengan kegiatan baksos pembagian sembako itu, kata Ananta, di tengah kesulitan masyarakat, baik seniman, UMKM, maupun masyarakat umum di tengah oandemi COVID-19 ini, menjadi terbantu.

“Kami berterimakasih pada pihak BNI dan BRI. Dua perusahaan Perbankan BUMN ini telah ikut mensukseskan acara peresmian Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis Banten, serta Symposium Nasional ini. Bansos ini menjadi bukti, bahwa Perbankan BUMN ini hadir untuk masyarakat yang merasa kesulitan akibat Pandemi COVID-19 ini,” papar Ananta yang juga sebagai Anggota Komisi VI DPR RI itu.

Selain pada dua perusahaan perbankan itu, Ananta juga menyampaikan terimakasih kepada perusahaan BUMN lainnya, seperti OJK, Askrindo, Aero Wisata, dan BJB yang juga ikut mensupport acara tersebut.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE